‘Back to Origin’: Pembukaan SEA Games 2025 Thailand Berkilau di Bawah Pengamanan Super Ketat

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 9 Desember 2025 | 23:22 WIB
Defile Tim Indonesia di Opening Ceremony SEA Games Thailand 2025 di Rajamangala National Stadium, Thailand, Selasa, 9 Desember 2025. (Moch Rifqi Priadiansyah/NOC Indonesia)
Defile Tim Indonesia di Opening Ceremony SEA Games Thailand 2025 di Rajamangala National Stadium, Thailand, Selasa, 9 Desember 2025. (Moch Rifqi Priadiansyah/NOC Indonesia)

SportlinkNews - Keamanan ketat diberlakukan sepanjang acara pembukaan SEA Games 2025, di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok, Thailand. Namun acara pembukaan yang terbilang sederhana ini tetap berjalan meriah. 

SEA Games 2025 mengusung tema "Back to Origin", sebagai refleksi Thailand yang menjadi tuan rumah edisi pertama pada 1959.

Tema ini membentang dalam lima segmen pertunjukan seni yang menonjolkan sejarah, budaya, dan perjalanan panjang SEA Games.

Baca Juga: Persib Bandung Optimistis Hadapi Bangkok United di GBLA, Bojan Hodak Tetap Waspada

Atraksi drone yang membentuk logo SEA Games 2025 beserta simbol-simbol olahraga di awan malam membuka rangkaian acara.

Rencana awal yang hendak menggelar upacara di ruang terbuka ala Olimpiade Paris 2024 akhirnya dibatalkan karena pertimbangan keamanan, sehingga Rajamangala kembali menjadi pilihan utama.

Di layar raksasa, video kilas balik perjalanan SEA Games dari 1959 hingga 2025 menjadi pembuka menuju segmen seni berikutnya.

Baca Juga: Catatan Pertemuan Inter Milan vs Liverpool di Arena Liga Champions, The Reds Mendominasi

Panggung kemudian diisi aksi musisi Thailand, tari teatrikal, hingga pertunjukan spektakuler dua atlet jetski yang menampilkan flip back di kolam buatan dalam stadion.

Defile kontingen berlangsung sederhana namun tetap memikat. Brunei memimpin parade, disusul negara-negara lain sesuai urutan abjad.

Meski hubungan Thailand–Kamboja memanas, panitia tetap memanggil kontingen Kamboja tanpa pengurangan penghormatan.

Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Persiapkan Musim 2026, Fokus Hadapi Marc Marquez

Indonesia, yang keluar sebagai kontingen ketiga, menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Robi Syianturi dan Megawati Hangestri Pertiwi dipercaya membawa Merah Putih. 

Robi tampil gagah dengan paduan setelan hitam dan ulos lengkap dengan ikat kepala Batak, sementara Megawati memukau dengan kebaya merah, Tapis Lampung, dan mahkota Siger yang melambangkan kejayaan dan keteguhan.

Keduanya memimpin 69 atlet yang tampil dalam defile. Chef de Mission Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menyebut keduanya sebagai simbol semangat generasi atlet Indonesia.

Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Duel Bayern Munchen vs Sporting CP di Matchday 6 Liga Champions 2025/26

Robi dan Megawati pun menyampaikan rasa bangga dapat memimpin kontingen di panggung internasional.

Upacara dilanjutkan dengan pengibaran bendera serta penyalaan api SEA Games di kalderon Rajamangala yang secara simbolis menandakan dimulainya multievent olahraga terbesar se-Asia Tenggara ini.

SEA Games 2025 berlangsung 9–20 Desember dan mempertandingkan 50 cabang olahraga dengan total 574 nomor. Sebanyak 9.366 atlet dari 11 negara berpartisipasi, termasuk Indonesia yang menurunkan 1.021 atlet di 49 cabang.

Baca Juga: Liga Super Malaysia Lesu Tanpa Persaingan, Super League 2025-2026 Lebih Menegangkan

Indonesia membidik posisi tiga besar dengan minimal 80 emas. Pengamat olahraga nasional, M. Kusnaeni, menilai target tersebut cukup berat, namun bukan mustahil jika atlet-atlet unggulan tampil konsisten.

Persaingan menuju posisi tiga besar SEA Games 2025, menurutnya, bukan perkara mudah.

"Indonesia masih menghadapi keterbatasan mendasar dalam sistem pembinaan, apalagi Indonesia belum memiliki pusat-pusat pelatihan atlet yang terstruktur dan mapan seperti milik Thailand atau Vietnam," katanya. 

Baca Juga: Khamzat Chimaev Siap Hadapi Nassourdine Imavov, Rivalitas Dagestan vs Chechnya Disorot

Dengan kondisi kekuatan Indonesia yang tidak merata di cabor Olimpik yang memiliki banyak nomor, seperti atletik, renang, panahan, dan bela diri, Kusnaeni memperkirakan capaian medali emas Indonesia hanya akan menyentuh 70-75 emas saja. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X