Regenerasi Berbuah Hasil, Tim Senam Indonesia Pulang dengan Empat Medali dari SEA Games 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:19 WIB
Pesenam Indonesia, Abiyu Raffi tampil di nomor gelang-gelang pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, 20 Oktober. (JAGOC)
Pesenam Indonesia, Abiyu Raffi tampil di nomor gelang-gelang pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, 20 Oktober. (JAGOC)

SportlinkNews - Tim senam artistik Indonesia menorehkan hasil menggembirakan pada SEA Games Thailand 2025.

Tampil tanpa beban berlebih, Tim Merah Putih justru pulang dengan koleksi satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu, capaian yang dinilai melampaui sasaran awal federasi.

Puncak prestasi hadir lewat Abiyurafi yang tampil impresif di nomor palang tunggal putra. Ia mengoleksi nilai 13.400 dan berbagi posisi teratas dengan atlet tuan rumah, Chuaisom Weerapat. 

Baca Juga: Arne Slot Enggan Menjawab Tegas Soal Mohamed Salah: Saya akan Bicara Lagi dengannya

Medali perak pada nomor ini menjadi milik wakil Vietnam, Dinh Phuong Thanh, dengan skor 13.133. Emas tersebut sekaligus menjadi penebusan bagi Abiyurafi setelah pada SEA Games Kamboja 2023 hanya mampu meraih perak.

Tambahan dua medali perak disumbangkan dari sektor putra.

Aprizal Muhammad sukses naik podium kedua pada nomor ring putra, sementara Satria Tri Wira Yudha yang menjalani debut di SEA Games, sukses menorehkan kejutan dengan meraih perak di nomor palang sejajar. 

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga Primer Pekan ke-16, Arsenal Ditempel Ketat Manchester City

Satu medali perunggu melengkapi raihan Indonesia lewat penampilan Salsabilla Hadi Pamungkas di nomor senam lantai putri yang juga tampil perdana di ajang multievent se-Asia Tenggara tersebut.

Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Ita Yuliati menyebut hasil ini sebagai capaian yang membanggakan sekaligus memberi harapan besar bagi masa depan senam Indonesia.

SEA Games 2025 menjadi pijakan penting menuju agenda yang lebih besar. 

Baca Juga: Persib Bandung Datang dengan Rekor Sempurna, Malut United Tak Gentar

Pada SEA Games ini, dari lima atlet yang diturunkan, empat di antaranya berhasil membawa pulang medali, sementara satu atlet lain mencatatkan finis empat besar. 

Menurutnya, emas Abiyurafi memang menjadi target utama, namun keberhasilan atlet lain, termasuk para debutan, menjadi bonus berharga yang menunjukkan proses regenerasi berjalan positif.

Ia juga menyoroti fakta bahwa Indonesia masih mengandalkan pelatih lokal, berbeda dengan sebagian besar negara ASEAN yang telah menggunakan pelatih asing. 

Baca Juga: Pindah dari WSBK ke MotoGP, Toprak Razgatlioglu Ungkap Bedanya Motor dan Gaya Balap

Meski demikian, penampilan para atlet di Thailand membuktikan bahwa kualitas pelatih dalam negeri mampu bersaing dengan negara lain di kawasan.

Dukungan program latihan yang lebih terstruktur, pemusatan latihan yang kondusif, serta pengalaman training camp di Rusia dan Jepang turut menjadi faktor penting di balik peningkatan performa tersebut.

Mulai 2026, fasilitas pemusatan latihan nasional di Cibubur akan dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang peningkatan performa atlet.

Baca Juga: Lolos ke Semifinal SEA Games 2025, Pelatih Malaysia Optimistis Raih Medali Emas

Selain itu, rencana kedatangan pelatih dari Jepang diharapkan mampu meningkatkan kualitas teknis, sejalan dengan target jangka panjang meloloskan wakil Indonesia ke Olimpiade Los Angeles 2028.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: NOC Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X