SportlinkNews - Futsal Asia sepakat mendorong cabor ini dipertandingkan di multievent regoinal serta dunia. Dengan target pada Asian Games 2030 dan Olimpiade 2032.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan para pemimpin organisasi futsal se-Asia yang digelar di FIFA Indonesia Office (FIO), Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.
Forum bertajuk Gathering of Futsal Organizations in Asia itu membahas berbagai agenda strategis pengembangan futsal di kawasan Asia.
Baca Juga: Dua Ganda Putri Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026, Jaga Asa Juara
Pertemuan tingkat tinggi tersebut digelar untuk menyatukan visi, menyelaraskan agenda pengembangan, serta memperkuat posisi Asia sebagai kawasan dengan pertumbuhan futsal tercepat di dunia.
Dihadiri perwakilan FIFA dan AFC, diskusi lintas negara, pertemuan ini menghasilkan Deklarasi Jakarta yang memuat komitmen bersama dalam pengembangan futsal Asia.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, meyakini inisiatif kolaborasi ini adalah awal dari kebangkitan futsal Asia sebagai poros kekuatan futsal di level dunia.
Baca Juga: Safety Cars dan Medical Cars Mercedes Kembali Dipercaya Mengawal Keselamatan Pembalap F1
"Organisasi Futsal di Asia dari berbagai negara sudah bersepakat. Asia harus menjadi pusat kekuatan Futsal dunia. Kita targetkan negara Asia mendominasi top 20 ranking dunia," ujarnya.
"Untuk meningkatkan level Asia, kami akan banyak bekerjasama dan saling bantu. Futsal di Asia akan semakin berkembang pesat," kata Michael kemudian.
"Kami juga sepakat mendorong futsal masuk Asian Games dan Olimpiade. Targetnya di Asian Games 2030 dan Olimpiade 2032. Kita akan galang suara dukungan, bukan hanya Asia juga dari Eropa, Afrika, hingga Amerika Latin," tambahnya.
Baca Juga: Tunggal Putra Indonesia Amankan Tempat di Final Thailand Masters 2026
Menurut Michael, futsal dinilai sudah sangat layak untuk dipertandingkan di panggung tertinggi ajang olahraga dunia.
Sejalan dengan itu, nota komitmen kolaborasi negara-negara Asia mencakup kerja sama pertukaran sumber daya teknis, mulai dari pemain, wasit, hingga pelatih, guna memastikan peningkatan standar futsal secara merata di kawasan.
Selain itu, para pemimpin futsal Asia juga sepakat memperkuat advokasi agar futsal diakui dan dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di berbagai ajang sub-regional, regional, hingga internasional, termasuk Asian Games dan Olimpiade
Baca Juga: Aroma Dendam Hantui Duel Satria Muda Pertamina Bandung vs Pelita Jaya Jakarta
Fondasi
Di sisi lain, pertemuan para petinggi futsal Asia ini akan menjadi dasar bagi pembentukan mekanisme pertemuan tahunan, yang akan berfungsi sebagai forum koordinasi strategis berkelanjutan bagi organisasi futsal di kawasan.
"Ini adalah awal dari komunikasi bilateral dan multilateral yang lebih intensif. Kami optimis, dengan sinergi yang kuat, Asia tidak hanya akan menjadi pasar futsal terbesar, tetapi juga kekuatan dominan di kancah dunia," kata Michael.
Menatap Piala Dunia 2028, Michael juga mengungkap rencana para federasi futsal untuk mendorong kuota AFC ditingkatkan agar membuka peluang lebih banyak negara Asia berlaga di Piala Dunia Futsal.
Baca Juga: Jack Miller Bawa Yamaha V4 Pimpin Shakedown Sepang Hari Kedua
"Kami juga sampaikan di forum, seharusnya ada lebih banyak negara Asia di Piala Dunia Futsal. Dibanding 10-20 tahun lalu, futsal sudah banyak berkembang di Asia. Sudah sepantasnya jatah Asia ditambah. Ini akan kami suarakan sampai ke FIFA," jelasnya.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Hancurkan Korea Selatan Lewat Permainan Cepat
Andalkan Pemain Ke-6, Timnas Futsal Indonesia Siap Hadapi Kirgizstan di AFC Futsal Asian Cup 2026
Kirgistan Jadi Korban Kedua Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026
Hentikan Catatan Minor, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Perempat Final
Piala Asia Futsal 2026: Indonesia Berpeluang Hadapi Thailand atau Vietnam di Perempat Final