Semifinal Piala Asia 2026: Hadapi Jepang, Souto Tuntut Timnas Futsal Indonesia Tampil Lebih Baik

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 3 Februari 2026 | 23:56 WIB
Pelatih, pemain, dan ofisial Timnas Futsal Indonesia memberikan penghormatan kepada para suporter Indonesia yang sudah hadir di babak perempat final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta. (FFI)
Pelatih, pemain, dan ofisial Timnas Futsal Indonesia memberikan penghormatan kepada para suporter Indonesia yang sudah hadir di babak perempat final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta. (FFI)

SportlinkNews - Tim Nasional Futsal Indonesia langsung mengalihkan fokus ke laga krusial menghadapi Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026 yang akan berlangsung Kamis, 5 Februari 2026.

Dengan waktu persiapan yang sangat terbatas, pelatih Hector Souto menegaskan timnya harus segera menaikkan level permainan jika ingin bersaing lebih jauh, terutama menghadapi lawan sekelas Jepang. 

Indonesia hanya memiliki satu hari untuk memulihkan kondisi sebelum kembali bertanding, sehingga faktor kebugaran menjadi perhatian utama.

Baca Juga: Emil Audero Terluka Kena Flare, Pelatih Cremonese Desak Ketegasan Otoritas

Souto menilai perbedaan kualitas futsal di level Asia terlihat jelas dari cara lawan memanfaatkan kiper dalam sistem permainan.

Saat menghadapi Kirgizstan, penggunaan kiper sebagai pemain tambahan dinilai sangat efektif untuk menciptakan keunggulan situasional. 

Menurutnya, pendekatan tersebut masih jarang diterapkan secara konsisten di kompetisi domestik Indonesia.

Baca Juga: Persija Manfaatkan Jeda untuk Bongkar Kekuatan Arema FC

"Futsal modern menuntut kiper yang mampu bermain dengan kaki dan terlibat aktif dalam sistem. Ini sudah berada di level yang berbeda," ujar Souto usai pertandingan di Indonesia Arena, Senayan, Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menekankan pentingnya Indonesia terus belajar agar peluang tampil di Piala Dunia tetap terjaga.

Masalah kebugaran turut membayangi persiapan tim. Beberapa pemain disebut tampil dalam kondisi tidak ideal pada laga sebelumnya.

Baca Juga: AVC Cup 2026: PBVSI Kantongi 32 Nama Putri, Putra Tunggu Pelatih Baru

Brian dan Habibie, misalnya, tetap bermain meski menahan cedera, sementara sejumlah pemain lain mengalami kram.

Karena itu, proses pemulihan menjadi prioritas utama. Souto menekankan pentingnya asupan nutrisi yang baik, waktu istirahat yang cukup, serta pemulihan bersama terapis, di samping latihan ringan dan evaluasi teknis. 

Ia juga menyebut jajaran pelatih bekerja sangat detail, bahkan menghabiskan berjam-jam untuk analisis pertandingan dan pertemuan internal.

Baca Juga: Marc Marquez Catat Waktu Tercepat di Tes MotoGP Sepang, Fabio Quartararo Terjatuh

Evaluasi tersebut juga merujuk pada laga uji coba sebelumnya melawan Jepang, di mana Indonesia dinilai mampu mengimbangi permainan lawan pada babak pertama, namun tertinggal secara kualitas di paruh kedua. 

Dari situ, Souto berharap timnya bisa menampilkan wajah berbeda di semifinal dan menunjukkan perkembangan signifikan di hadapan publik sendiri.

"Sudah sampai semifinal, tentu target meningkat. Sekarang targetnya final. Tidak ada pilihan lain," tegasnya.

Baca Juga: Tim Putri Indonesia Bidik Start Positif Hadapi Hong Kong di BATC 2026

Souto menyadari duel melawan Jepang akan menjadi pertarungan berat. Namun, ia tetap optimistis Indonesia mampu bersaing hingga menit terakhir.

Dukungan penuh penonton di Indonesia Arena pun kembali diyakini akan menjadi faktor krusial, seperti yang dirasakan tim pada laga-laga sebelumnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X