SportlinkNews - Tim Nasional Futsal Indonesia langsung mengalihkan fokus ke laga krusial menghadapi Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026 yang akan berlangsung Kamis, 5 Februari 2026.
Dengan waktu persiapan yang sangat terbatas, pelatih Hector Souto menegaskan timnya harus segera menaikkan level permainan jika ingin bersaing lebih jauh, terutama menghadapi lawan sekelas Jepang.
Indonesia hanya memiliki satu hari untuk memulihkan kondisi sebelum kembali bertanding, sehingga faktor kebugaran menjadi perhatian utama.
Baca Juga: Emil Audero Terluka Kena Flare, Pelatih Cremonese Desak Ketegasan Otoritas
Souto menilai perbedaan kualitas futsal di level Asia terlihat jelas dari cara lawan memanfaatkan kiper dalam sistem permainan.
Saat menghadapi Kirgizstan, penggunaan kiper sebagai pemain tambahan dinilai sangat efektif untuk menciptakan keunggulan situasional.
Menurutnya, pendekatan tersebut masih jarang diterapkan secara konsisten di kompetisi domestik Indonesia.
Baca Juga: Persija Manfaatkan Jeda untuk Bongkar Kekuatan Arema FC
"Futsal modern menuntut kiper yang mampu bermain dengan kaki dan terlibat aktif dalam sistem. Ini sudah berada di level yang berbeda," ujar Souto usai pertandingan di Indonesia Arena, Senayan, Selasa, 3 Februari 2026.
Ia menekankan pentingnya Indonesia terus belajar agar peluang tampil di Piala Dunia tetap terjaga.
Masalah kebugaran turut membayangi persiapan tim. Beberapa pemain disebut tampil dalam kondisi tidak ideal pada laga sebelumnya.
Baca Juga: AVC Cup 2026: PBVSI Kantongi 32 Nama Putri, Putra Tunggu Pelatih Baru
Brian dan Habibie, misalnya, tetap bermain meski menahan cedera, sementara sejumlah pemain lain mengalami kram.
Karena itu, proses pemulihan menjadi prioritas utama. Souto menekankan pentingnya asupan nutrisi yang baik, waktu istirahat yang cukup, serta pemulihan bersama terapis, di samping latihan ringan dan evaluasi teknis.
Ia juga menyebut jajaran pelatih bekerja sangat detail, bahkan menghabiskan berjam-jam untuk analisis pertandingan dan pertemuan internal.
Baca Juga: Marc Marquez Catat Waktu Tercepat di Tes MotoGP Sepang, Fabio Quartararo Terjatuh
Evaluasi tersebut juga merujuk pada laga uji coba sebelumnya melawan Jepang, di mana Indonesia dinilai mampu mengimbangi permainan lawan pada babak pertama, namun tertinggal secara kualitas di paruh kedua.
Dari situ, Souto berharap timnya bisa menampilkan wajah berbeda di semifinal dan menunjukkan perkembangan signifikan di hadapan publik sendiri.
"Sudah sampai semifinal, tentu target meningkat. Sekarang targetnya final. Tidak ada pilihan lain," tegasnya.
Baca Juga: Tim Putri Indonesia Bidik Start Positif Hadapi Hong Kong di BATC 2026
Souto menyadari duel melawan Jepang akan menjadi pertarungan berat. Namun, ia tetap optimistis Indonesia mampu bersaing hingga menit terakhir.
Dukungan penuh penonton di Indonesia Arena pun kembali diyakini akan menjadi faktor krusial, seperti yang dirasakan tim pada laga-laga sebelumnya.
Artikel Terkait
Shayne Pattynama Optimistis Timnas Futsal Indonesia Taklukkan Vietnam
Bidik Sejarah Baru, Timnas Futsal Indonesia Siap Tantang Vietnam di Perempat Final Piala Asia 2026
Iran dan Irak Lolos ke Semifinal Piala Asia Futsal 2026
Indonesia Lolos Semifinal Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Lolos Semifinal, Hector Souto Tetap Kritik Performa Timnas Futsal Indonesia