Sportlinknews - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, menjadi saksi transformasi Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia (Pordasi).
Menpora Dito mengajak seluruh pihak bersatu demi kemajuan olahraga berkuda Indonesia untuk naik kelas lebih tinggi. Ia bicara langsung dihadapan peserta Musyarawah Nasional (Muncas) XIV Pordasi tahun 2024 di Hotel Aston Kartika, Jakarta pekan lalu.
“Olahraga berkuda ini merupakan olahraga favorit presiden kita, jadi mari kita bersatu untuk berkuda Indonesia, saya harap ke depan akan ada langkah konkret, dengan begitu kuda Indonesia bisa maju,” ujar Dito sekaligus membuka Rakernas Pordasi yang diikuti 24 pengurus provinsi dari 26.
Baca Juga: Hasil Munas Pordasi 2024 Sahkan Transformasi Organisasi
Merujuk Munaslub Pordasi XIV/2024 yang mengesahkan AD/ART Pordasi 2024, Munas XIV Pordasi 2024, untuk pertama kalinya memilih empat Ketua Umum Federasi Nasional Pordasi, yakni Pordasi Pacu, Pordasi Equestrian, Pordasi, Polo dan Pordasi Berkuda Memanah.
“Terima kasih atas dedikasi dan kontribusinya untuk olahraga berkuda,” ucap Menpora RI kepada Ketum Pengurus Pusat Pordasi masa bakti 2020-2024 Triwatty Marciano.
Sementara itu, Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, juga senada dengan Menpora Dito.
Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo: Axis Nation Cup 2024 Jadi Arena Pencarian Bibit Atlet Futsal Berbakat
Mantan Kepala BIN itu mengajak masyarakat olahraga berkuda bersatu untuk bisa berprestasi.
“Perjuangan yang dilandasi tujuan baik dan dijalankan dengan hati tulus, itu akan baik. Kuda itu mempersatukan kita, jangan organisasi memecah kita,” tegas Marciano.
KONI Pusat mengapresiasi kinerja PP Pordasi kepemimpinan Triwatty beserta seluruh jajaran serta anggotanya. PP Pordasi ikut serta menyukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh - Sumatera Utara 2024 dengan pertandingan pacu, equestrian, dan juga ekshibisi berkuda memanah.
Baca Juga: Timnas Indonesia Vs Arab Saudi: Misi Bangkit di Tengah Ancaman Herve Renard
Terpenting, Ketum KONI Pusat melihat bahwa kesuksesan organisasi cabang olahraga sangat bergantung pada tata kelola organisasinya.
"Tata kelola organisasi yang benar akan mengantarkan prestasi atlet-atletnya di masa yang akan datang," ujar Marciano.
Artikel Terkait
China Trauma Dibius Jepang 7-0, Bahkan Jika 10 Orang Bertahan Tetap Kalah
Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Indonesia vs Arab Saudi
Mengulik Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Kemenangan Pertama Harga Mati
Patung Harry Kane yang Jelek Dicap sebagai Mimpi Buruk
Indonesia vs Arab Saudi: Adu Strategi Shin Tae-yong vs Herve Renard, Siapa yang Bakal Menang di GBK?