SportlinkNews - Indonesia dan Korea Selatan merupakan dua negara yang masing-masing memiliki kekuatan pada beberapa cabang olahraga berprestasi yang sudah berada pada level internasional.
Kedua negara merupakan kekuatan besar di cabang olahraga bulu tangkis yang saling bersaing ketat. Meski begitu pada beberapa cabang olahraga lainnya, masing-masing memiliki keunggulan.
Memahami kondisi tersebut, sangat terbuka bagi kedua negara untuk saling bekerja sama guna meningkatkan prestasi pada cabang olahraga dimaksud.
Baca Juga: Rans Simba Bikin Kejutan, Taklukkan Dewa United di Kandangnya
Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menegaskan akan meningkatkan kualitas kerja sama antara pihaknya dengan Korea Selatan, baik perguruan tinggi maupun organisasi olahraga.
Hal tersebut disampaikan usai diskusi dengan Wakil Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Mr Park Soo-deok, (20/1).
Wakil Dubes Korea Selatan mengundang Ketum KONI Pusat makan malam bersama. Dalam pertemuan tersebut dihasilkan beberapa rencana untuk kemajuan olahraga kedua negara.
Baca Juga: Juventus Ditahan Club Brugge 0-0, Thiago Motta Semprot Para Penyerang
Rencananya, Park Soo-deok akan mendatangkan induk organisasi olahraga Korea Selatan (The Korean Sport & Olympic Committee/KSOC) ke Tanah Air untuk bertemu dengan KONI Pusat.
Sekjen KONI Pusat Drs Tb Lukman Djajadikusuma, MEMOS yang turut mendampingi Ketum KONI Pusat menerangkan wacana kerja sama olahraga tersebut untuk meningkatkan kualitas pembinaan Indonesia agar lebih berprestasi.
Beberapa cabang olahraga yang diharapkan dapat belajar banyak dari Korea Selatan antara lain Taekwondo, Judo, Anggar, Panahan dan Ice Skating.
Baca Juga: Menpora Tegaskan Pemerintah Dukung Cabor Berprestasi di Asian Games dan Olimpiade
Di sisi lain, Korea Selatan kemungkinan akan mendalami olahraga yang menjadi kekuatan Indonesia seperti Angkat Besi, Bulu Tangkis dan Panjat Tebing.
Tidak hanya kerja sama pembinaan olahraga, Sekjen KONI Pusat juga menyinggung kerja sama KONI Pusat dengan beberapa perguruan tinggi di Korea Selatan yang akan semakin erat.
Artikel Terkait
Apa yang Paling Saya Takuti, Shayna Jack Mengungkap Ketakutan Terbesarnya
Terungkap Alasan Novak Djokovic Menolak Wawancara di Lapangan Usai Kemenangan di Australia Terbuka
Santos Selamatkan Karier Neymar dari Masa Suram di Al Hilal
Kaoru Mitoma Cetak Rekor, Jadi Pemain Jepang Tersubur di Liga Inggris