lain-lain-olimpik

3000 Atlet Bertarung di Pugnator Yogyakarta Taekwondo International Championship 2025

Minggu, 5 Oktober 2025 | 10:35 WIB
Pugnator Yogyakarta Taekwondo International Championship 2025 resmi dibuka Ketum KONI Pusat Marciano Norman. 

SportlinkNews - Sebanyak 3.000 atlet taekwondo dari 7 negara bertarung di Pugnator Yogyakarta Taekwondo International Championship 2025.

Ketujuh negara antara lain Indonesia, Malaysia, Timor Leste, Filipina, Pakistan, Singapura, dan Thailand.

Para atlet bertanding pada tiga kategori nomor pertandingan di antaranya Kyorugi Prestasi dan Pemula, Poomsae Prestasi dan Pemula, serta Speed Kicking.

Baca Juga: Rapat Pleno KONI Kaltim Bahas Musorprov, Rusdi Tegaskan Takkan Maju Periode Kedua

Kejuaraan ini dibuka oleh Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman pada Sabtu 4 Oktober 2025, di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Terima kasih atas kehadirannya,” kata Ketum KONI Pusat mengawali dengan menyambut seluruh peserta, khususnya dari luar Yogyakarta. Marciano bangga keikutsertaan ribuan atlet pada event ini.
 
“Saya harapkan kejuaraan ini semakin tahun semakin besar dampaknya terdapat prestasi Taekwondo Indonesia, saya berharap dari event ini lahir atlet yang akan jadi juara SEA Games, Asian Games, dan bahkan Olimpiade,” sambungnya.

Baca Juga: Manchester United Terpuruk, Ruben Amorim Sebut Kritikan Legenda Jadi Masalah

Berbagai event berkualitas dibutuhkan untuk mewujudkan target Indonesia masuk peringkat 5 besar dunia pada Olimpiade 2044 dan juga mewujudkan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto terkait prestasi olahraga. 

“Kompetisi ini memberikan ruang bagi atlet Indonesia untuk mendapatkan pengalaman tanding yang lebih banyak, sehingga dapat menorehkan prestasi di ajang internasional, serta menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing dengan negara lainnya dengan sangat baik,” lanjutnya sambil berpesan agar junjung tinggi sportivitas.

Menpora RI Erick Thohir diwakili Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Dr. Raden Isnanta menyinggung potensi Sport Tourism pada kejuaraan Taekwondo di Yogyakarta di samping pengalaman para atlet.

Baca Juga: Sprint Race MotoGP Indonesia: Marco Bezzecchi Lakukan Start Buruk, Empat Pembalap Terjatuh dan Bagnaia Finis Terakhir
 
“Pengalaman internasional pasti didapatkan dalam kejuaraan ini, selamat bertanding, selamat berlomba, nikmati pariwisata di Yogyakarta,” jelasnya.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN) 

Tags

Terkini