lain-lain-olimpik

Misi Pembuktian! Tim Senam Putra Indonesia Siap Tampil di Jakarta Gymnastics 2025

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 22:12 WIB
Lima pesenam putra Indonesia yang akan berlaga di Gelaran 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championship 2025 di Indonesia Arena, Jakarta. Mereka akan berlomba pada 20 Oktober nanti. (JAGOC)

SportlinkNews - Gelaran 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championship (Jakarta Gymnastics 2025) resmi dimulai pada Minggu, 19 Oktober 2025.

Di hari kedua, Senin, 20 Oktober 2025, tim senam putra Indonesia akan mengawali perjuangan skuad Merah Putih yang bakal turun ke kejuaraan senam paling bergengsi ini. 

Lima atlet terbaik tanah air, Abiyu Raffi, Satria Tri Wira Yudha, Joseph Judah Hatoguan, Agung Suci Tantio Akbar, dan Muhammad Aprizal, siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan publik sendiri, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.

Baca Juga: Fajar/Fikri Kunci Tiket Final Denmark Open 2025 Usai Tumbangkan Ganda China

Bagi para pesenam muda ini, tampil di ajang sebesar kejuaraan dunia bukan hanya soal persaingan, tetapi juga pembuktian bahwa Indonesia mampu bersaing di level tertinggi.

"Sejauh ini saya sudah cukup siap karena kami persiapan dari tahun lalu. Sudah ke Jepang, Rusia, dan langsung ikut kompetisi setelah training camp. Dari situ mental bertanding mulai terbentuk," ungkap Abiyu Raffi optimistis.

Sementara itu, Satria Tri Wira Yudha menilai pengalaman dari pelatnas dan berbagai ajang internasional menjadi bekal berharga. Ia pun mengaku termotivasi lebih lagi. 

Baca Juga: Hasil Super League: Persija Tundukkan Persebaya di Depan Bonek, Jordi Amat Cetak Gol Perdana

"Kami dapat banyak pengalaman, termasuk mencoba alat baru dengan tipe berbeda di tiap negara. Saya sangat termotivasi karena ini ajang bergengsi dan Indonesia jadi tuan rumah," ujarnya.

Kisah berbeda datang dari Joseph Judah Hatoguan, yang baru kembali setelah sempat vakum karena alasan kesehatan. Ia cukup senang, kembali tetapi harus mengejar ketertinggalannya yang cukup jauh. 

"Saya senang sekaligus sedih. Ingin tampil maksimal, tapi harus menyesuaikan dengan peraturan kode poin baru, sedangkan saya masih memakai rangkaian enam bulan lalu. Ini jadi tantangan berat buat saya," tuturnya jujur.

Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Makin Kokoh, Argentina Naik, Indonesia Merosot

Sementara itu, Agung Suci Tantio Akbar dan Muhammad Aprizal mengaku sudah berada di tahap akhir persiapan. Mereka sepakat untuk tampil lepas tanpa terbebani status tuan rumah.

"Persiapan sudah maksimal. Ini ajang dunia pertama saya setelah Asian Games 2018, dan motivasi kami semakin besar karena sering bertemu atlet top dunia," ujar Agung.

"Kami sempat training camp di Rusia selama tiga minggu. Bedanya dengan mereka hanya di jam terbang, dan sekarang tinggal mematangkan gerakan," tambah Aprizal.

Dengan semangat tinggi dan dukungan ribuan penonton Indonesia, tim putra Indonesia siap membuka langkah mereka di panggung dunia.

Tags

Terkini