lain-lain-olimpik

Bintang Asia Kuasai Kualifikasi Senam Artistik Putra Dunia 2025 di Jakarta

Senin, 20 Oktober 2025 | 23:01 WIB
Pesenam China, Zhang Boheng beraksi di palang tunggal pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025, Indonesia Arena, Jakarta, 20 Oktober. (JAGOC)

SportlinkNews - Rangkaian kualifikasi cabang Senam Artistik Putra pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 resmi berakhir pada Senin, 20 Oktober 2025di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.

Persaingan ketat di antara para pesenam papan atas dunia menghasilkan daftar finalis yang akan melanjutkan perjuangan mereka di babak final.

Sebanyak 24 atlet terbaik dari nomor all-around dan delapan atlet teratas di setiap nomor alat berhak melangkah ke babak final.

Final all-around MAG dijadwalkan berlangsung Rabu malam, 22 Oktober 2025, dan sementara kualifikasi Senam Artistik Putri dimulai hari ini dengan pembagian Subdivisi 1–3.

Baca Juga: 32 SMA se-Jawa Barat Beraksi di PMB Basketball Championship

Pada klasemen all around, pesenam Jepang Daiki Hashimoto tampil gemilang dengan total nilai 83.065, menempatkannya di posisi teratas kualifikasi all-around.

Ia diikuti oleh Noe Seifert dari Swiss (82.499) dan Zhang Boheng asal Tiongkok (82.331) di posisi kedua dan ketiga.

Di belakang mereka, persaingan ketat juga datang dari Daniel Marinov (AIN), Shi Cong (China), serta Angel Barajas (Kolombia) yang menempati posisi enam besar.

Sementara itu, nama-nama seperti Caio Souza (Brasil) dan Ryu Sunghyun (Korea Selatan) masih menjaga peluang untuk tampil kompetitif di final.

Baca Juga: Alex Pereira Rebut Sabuk Juara, Jiri Prochazka Ungkap Alasan Tak Terkejut

Sedangkan satu-satunya wakil Indonesia di nomor all around ini, Abiyu Raffi hanya menempati posisi 40 dari 213 atlet yang berlaga di semua alat dengan koleksi 69.194 poin. 

Pada nomor senam lantai, bintang asal Filipina Carlos Edriel Yulo kembali menunjukkan kelasnya dengan nilai 14.566, hanya terpaut tipis dari Jake Jarman (Inggris) yang memimpin dengan 14.700.

Kedua pesenam ini akan kembali berduel di final, disusul oleh Kameron Nelson (AS) dan Milad Karimi (Kazakhstan) yang juga tampil stabil.

Dominasi Asia terjadi di kuda pelana dan gelang-gelang. Pada kuda pelana, Nariman Kurbanov dari Kazakhstan memimpin dengan skor 14.700, diikuti oleh pesenam China Hong Yanming (14.600) dan Patrick Hoopes (AS) di posisi ketiga.

Baca Juga: PON Bela Diri 2025: DKI dan Kaltim Dominasi

Sementara di nomor gelang-gelang, dominasi China tak terbantahkan. Lan Xingyu menempati posisi teratas dengan 14.766, diikuti rekan senegaranya Zhang Boheng (14.600) dan atlet Amerika Serikat Donnell Whittenburg (14.700).

Filipina kembali bersinar setelah Carlos Edriel Yulo menempati posisi pertama di nomor kuda-kuda lompat dengan skor 14.750. Di belakangnya, Artur Davtyan (Armenia) dan Nazar Chepurnyi (Ukraina) melengkapi tiga besar. 

Penampilan konsisten Yulo di dua alat ini menegaskan ambisinya untuk membawa pulang medali emas dari Jakarta. 

Dari palang sejajar, Zou Jingyuan dari China, kembali menunjukkan dominasinya. Dengan skor 15.466, ia unggul jauh dari rival terdekatnya Shinnosuke Oka (Jepang) yang meraih 14.533.

Baca Juga: Simon Tahamata Pamer Foto Bareng Frank de Boer, Netizen Sebut Kode Pelatih Baru Timnas Indonesia

Rekan senegaranya, Shi Cong, juga menembus lima besar dengan catatan 14.400. Bahkan raihan poin Jingyuan menjadi yang tertinggi di dunia untuk saat ini. 

Nomor palang tunggal dikuasai pesenam muda Jepang Tomoharu Tsunogai yang mencatat skor tertinggi 14.800, disusul oleh Joe Fraser (Inggris) dan kompatriotnya Daiki Hashimoto.

Persaingan di final nanti diprediksi berlangsung sengit, mengingat selisih nilai antarfinalis yang sangat tipis.

Tags

Terkini