"Harapan kami, dengan ketua dan pengurus baru, kekompakan dan kebersamaan yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan," kata Tak Yasin.
Wagub juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet dan cabor secara berkelanjutan.
Ia mengingatkan bahwa Jawa Tengah memiliki sejarah prestasi yang baik, mulai dari peringkat keempat di PON, keenam, hingga kembali naik ke posisi lima pada PON XXI Aceh–Sumut 2024. Tentu ini harus terus dijaga dan ditingkatkan.
"Kita kembalikan kejayaan Jawa Tengah. Jika pembinaan atlet dan cabornya baik, mereka akan punya masa depan yang jelas dan tidak meninggalkan Jawa Tengah. Jateng ini gudangnya atlet," tegasnya.
Ia menambahkan, Pemprov Jateng juga telah berusaha agar atlet berprestasi tidak lari ke luar Jawa Tengah. Salah satunya yang dilakukan adalah membuka peluang pekerjaan bagi atlet berprestas.
"Saya bertemu para ASN yang dulu juara cabang olahraga, salah satunya tinju. Pemerintah akan terus membuka ruang bagi atlet yang ingin mengabdi," tuturnya.
Baca Juga: Belanda 4-0 Lithuania: Kapten Virgil van Dijk Ukir Sejarah, Koeman Ungkap Hubungan Istimewa
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)