SportlinkNews - Hujan lebat yang berkepanjangan menyebabkan banjir di lokasi penyelenggaraan SEA Games ke-33 di Thailand.
Persiapan SEA Games ke-33 di Thailand menghadapi tantangan besar karena hujan deras yang berkepanjangan telah menyebabkan banyak lokasi pertandingan di Provinsi Songkhla terendam banjir.
Area ini merupakan lokasi kunci untuk menyelenggarakan sepak bola putra dan serangkaian pertandingan bela diri di Olimpiade 2025.
Baca Juga: FIFA Matchday Jadi Prioritas, Timnas Putri Belum Sentuh Agenda SEA Games 2025
Menurut sumber internasional dan media Thailand, hujan deras selama berhari-hari telah menyebabkan banjir yang meluas, membuat sejumlah fasilitas olahraga berada dalam kondisi darurat.
Fokus perhatian tertuju pada Stadion Tinsulanon, yang dijadwalkan menjadi tuan rumah semua pertandingan sepak bola putra yang melibatkan timnas U-22 Vietnam.
Gambar dari lokasi kejadian menunjukkan lapangan terendam air, sistem drainase kelebihan beban, dan banyak area di sekitar lapangan terendam banjir lebih awal.
Baca Juga: Juventus Menang Susah Payah Melawan Bodo Glimt, Openda Merayakan Gol Pertamanya
Dewan pengelola stadion sedang mengerahkan pompa berkapasitas tinggi untuk menguras air, dan sedang menilai risiko kerusakan lapangan jika hujan deras terus berlanjut.
Ini adalah stadion terpenting SEA Games ke-33, sehingga banjir memberikan tekanan yang besar pada panitia penyelenggara.
Banyak tempat pertandingan bela diri terdampak.
Tidak hanya lapangan sepak bola, dua kompleks pertandingan bela diri, Pusat Olahraga Phru Khang Khao dan Kompleks Olahraga Chira Nakhon, juga terendam banjir.
Baca Juga: Bermain Olahraga Remaja Dikaitkan dengan Kesehatan Mental yang Lebih Baik pada Orang Dewasa
Peralatan pertandingan tidak dapat diangkut ke dalam, dan beberapa ruang fungsional terendam air, menyebabkan pekerjaan pemasangan dan inspeksi keselamatan tertunda.