lain-lain-olimpik

Luluk Diana Persembahkan Emas Perdana Angkat Besi Indonesia di SEA Games 2025

Sabtu, 13 Desember 2025 | 20:40 WIB
Lifter muda Indonesia, Luluk Diana Tri Wijayana meraih medali emas kelas 48kg putri di SEA Games 2025 Thailand, Sabtu, 13 Desember 2025. (NOC Indonesia)

SportlinkNews - Lifter muda Luluk Diana Tri Wijayana langsung membuka kiprah angkat besi Indonesia di SEA Games Thailand 2025 dengan hasil manis.

Turun di kelas women’s 48 kg, lifter asal Jawa Timur itu sukses menyumbangkan medali emas pertama bagi Tim Angkat Besi Indonesia.

Pada pertandingan yang berlangsung di Chonburi Sport School, Chon Buri, Sabtu, 13 Desember 2025, ia mencatatkan hasil terbaik di nomor snatch usai sukses mengangkat beban seberat 84kg. 

Baca Juga: PSSI Tegaskan Tak Cari Kambing Hitam Usai Timnas U-22 Indonesia Gagal di SEA Games 2025

Dia melakukan percobaan pertama dengan mengangkat beban 78kg, lalu meningkat di percobaan kedua dengan 82kg.

Setelah tiga rival terdekatnya, lifter tuan rumah Thanyathon Sukacharoen, Nguyen Thi Thu Trang dari Vietnam, dan wakil Filipina Rosegie Ramos sama-sama mampu mengangkat 83 kg di percobaan terakhir. 

Luluk pun langsung menaikan angkatannya 1kg di percobaan ketiga menjadi 84kg dan ia berhasil mengangkat beban dengan sempurna.

Baca Juga: Tanpa Yakob Sayuri, Malut United Tetap Percaya Diri Hadapi Persib Bandung

Luluk pun menempati posisi pertama untuk angkatan snatch, lalu di posisi kedua, ada lifter Thailand dan kemudian secara berurutan diikuti lifter Vietnam, serta Filipina. 

Di angkatan clean & jerk, Sukachaeron menjadi pesaing utama. Luluk memulai dengan 96kg, lalu Sukachaerong dan Trang mengimbangi dengan angkatan 98kg di percobaan pertama. 

Ketika Luluk gagal di angkatan 98kg di percobaan kedua, dua persaingnya langsung menaikan beban angkatannya. Sukachaerong pun berhasil mengangkat 100kg, sementara Trang dengan 102kg gagal melakukan angkatan. 

Baca Juga: Persib Bandung Datang dengan Rekor Sempurna, Malut United Tak Gentar

Luluk baru berhasil di percobaan ketiga dengan angkatan 100kg. Sementara Sukachaerong tidak berhasil mengangkat 102kg, begitu juga Trang.

Hasil itu kemudian membawa Luluk menempati posisi kedua di angkatan clean & jerk, sementara Sukachaerong menjadi yang teratas, dan Trang di posisi ketiga. 

Dengan akumulasi kedua angkatan, maka Luluk pun mengunci posisi teratas dengan total angkatan 184kg. Mengungguli Sukachaerong dengan selisih tipis 1kg, dan Trang dengan 181kg di peringkat ketiga.  

Baca Juga: Persib vs Malut United, Marc Klok Siap Bertarung dengan Mantan Rekan Setim

Usai pertandingan, Luluk mengaku emosinya bercampur antara lega dan bahagia. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai momen yang sulit dilukiskan dengan kata-kata, terlebih karena sempat menemui hambatan di tengah laga.

"Saat angkatan kedua clean and jerk, ikat pinggang saya terlepas. Itu sempat mengganggu sebentar, walaupun pada akhirnya saya kembali mencoba mengatur fokus lagi," imbuhnya. 

Luluk juga mengungkapkan perjuangan sebelum tampil di Thailand. Jika pada SEA Games Kamboja 2023 ia bertanding di kelas 49 kg, kali ini ia harus menurunkan berat badan demi tampil di kelas 48 kg. 

Baca Juga: Deretan Tugas Menanti Pelatih Timnas U20 Nova Arianto, Tidak Ada Libur Akhir Tahun yang Sempurna

Upayanya pun berbuah manis. Pada SEA Games dua tahun lalu, ia membawa pulang perunggu dan ini medali emas ini melengkapi koleksi prestasinya.

Meski menjadi yang terbaik, Luluk menilai penampilannya masih menyisakan catatan.

Ia merasa masih perlu memperbaiki aspek teknik sebagai bekal menghadapi tantangan berikutnya, termasuk ambisinya untuk tampil di ajang yang lebih tinggi.

Baca Juga: Aksi Unik 9 Pembalap Red Bull Menerbangkan Pesawat Layang dengan Sepeda Balap

Kemarin, tidak hanya emas, cabor angkat besi juga menambah satu medali lagi dari lifter putra, Ricko Saputra. Tampil di kelas 60kg putra, Ricko berhasil mempersembahkan perak setelah membukukan total angkatan 295 kg.

Tags

Terkini