lain-lain-olimpik

Dea Salsabila Ukir Emas Keempatnya di SEA Games lewat Nomor Triathle

Kamis, 18 Desember 2025 | 21:35 WIB
Atlet modern pentathlon Indonesia, Dea Salsabila Putri naik podium tertinggi nomor triathle perorangan putri SEA Games 2025 Thailand, Kamis, 18 Desember 2025. (Modern Pentathlon Indonesia)

SportlinkNews - Atlet modern pentathlon Indonesia, Dea Salsabila Putri, kembali menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu andalan Merah Putih dengan mempersembahkan medali emas pada ajang SEA Games 2025 Thailand. 

Tampil di nomor triathle perorangan putri, cabang modern pentathlon, di Jomtien Beach, Pattaya City, Kamis, 18 Desember 2025, Dea tampil konsisten dan berhasil finis terdepan dengan catatan waktu 18 menit 01,83 detik. 

Ia mengungguli enam pesaing lainnya, termasuk rekan senegaranya, Nurfa Inayah Nurul Qolbi, yang mencatatkan waktu tercepat kedua dengan 18 menit 13,14 detik.

Baca Juga: Max Verstappen Bakal Gunakan Nomor Baru di Mobilnya, Ogah Balik ke Nomor 33

Namun, aturan satu negara satu medali dalam satu nomor membuat Nurfa Inayah harus rela finis tanpa podium. 

Medali perak akhirnya menjadi milik atlet Filipina, Shyra Mae Aranzado, dengan waktu 18 menit 29,30 detik, sementara perunggu diraih wakil tuan rumah Thailand, Aisika Kaewyongkod yang finis dalam 18 menit 39,99 detik.

Dea mengungkapkan rasa syukurnya usai kembali mempersembahkan emas bagi Indonesia.

Baca Juga: Tak Dapat Duel Gelar, Arman Tsarukyan Siapkan Masa Depan di Triathlon

Atlet modern pentathlon generasi pertama Indonesia itu menyebut dukungan keluarga, federasi, dan pemerintah menjadi kunci dalam perjalanan kariernya hingga mampu bertahan di level tertinggi.

Bagi Dea, medali emas ini memiliki makna istimewa karena menjadi emas keempatnya di ajang SEA Games. Sebelumnya, ia sukses meraih tiga emas pada SEA Games 2019 Filipina. 

Nomor triathle sendiri merupakan kombinasi tiga disiplin olahraga, yakni lari, renang, dan menembak laser, yang menuntut ketahanan fisik sekaligus konsentrasi tinggi.

Baca Juga: John Herdman Dikabarkan Pilih Timnas Indonesia, Tolak Honduras dan Jamaika

Sementara itu, dari sektor putra, Indonesia harus puas dengan tambahan perak melalui Farras Satrio Aris.

Farras finis di posisi kedua dengan waktu 14 menit 27,79 detik, berada di belakang atlet Filipina, Michael Ver Anton Comaling, yang mencatatkan 14 menit 10,17 detik. 

Medali perunggu diraih atlet tuan rumah Thailand, Phurit Yohuang, dengan waktu 15 menit 16,00 detik.

Dengan tambahan satu emas dan satu perak dari ajang ini, cabang modern pentathlon Indonesia sejauh ini telah menyumbangkan satu emas, dua perak, dan satu perunggu bagi kontingen Merah Putih. 

Baca Juga: Arema FC Rilis Jersey Ketiga, Siap Pamer di Laga Kontra Madura United FC

"Semoga keberhasilan Dea mampu menjadi pematik semangat atlet-atlet lainnya yang masih berlaga," ucap Ketua Umum Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (MPI), Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo.

Cabor modern pentathlon masih menyisakan dua nomor yang akan dipertandingkan pada Jumat ini, 19 Desember 2025, yakni obstacle laser run perorangan putra dan putri.

Indonesia akan kembali berharap pada M Ifsan dan Caroline Andita Bangun untuk menambah perolehan medali dari cabang ini.

Tags

Terkini