SportlinkNews - Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo (PB Perkemi), menggelar Musyawarah Persaudaraan Nasional (Mupernas) Perkemi pada Kamis 5 Februari 2026, di Wisma Elang Laut Menteng, Jakarta.
Agenda utamanya adalah evaluasi dan pemilihan Ketua Umum PB Perkemi masa bakti selanjutnya serta perumusan program kerja strategis.
Tidak hanya mengajarkan teknik bela diri, namun menerapkan nilai utama yang dikenal dalam cabang olahraga Kempo yakni “kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan, kekuatan tanpa kasih sayang adalah kezaliman”.
Baca Juga: Marcos Reina Torres Ingin Persik Produktif Cetak Gol, Rekrut Pemain Berkarakter Penyerang
Nilai tersebut menggambarkan terbentuknya bangsa yang kuat, berkarakter, serta menjunjung tinggi persaudaraan, persatuan, dan kasih sayang.
Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) III KONI Pusat Mayjen TNI Purn Andrie T.U. Soetarno berharap Mupernas Perkemi kali ini dapat berjalan maksimal.
“Saya berharap Mupernas ini berjalan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku, serta menghasilkan proses pemilihan yang jujur dan adil dengan menjunjung tinggi regulasi nasional dan AD/ART KONI," tegas Andrie.
Baca Juga: Persik Kediri Bidik Poin Maksimal di Tiga Laga Kandang Beruntun
Setelah terpilihnya Ketua Umum yang baru, diharapkan segera dilakukan konsolidasi organisasi untuk mendorong kemajuan olahraga Shorinji Kempo di Indonesia.
“Saya berharap dimasa mendatang Shorinji Kempo dapat terus menorehkan prestasi membanggakan, tidak hanya dalam lingkup nasional tetapi juga internasional," lanjutnya.
Menurutnya hal tersebut tentu memerlukan kerja sama dan soliditas yang kuat, oleh karenanya Perkemi harus terus berjalan bersama beriringan, sehingga apa yang menjadi tujuan kita bersama dapat tercapai.
Kempo dinilai sebagai salah satu cabang olahraga dengan tata kelola organisasi yang baik dan berkembang di Indonesia.
Baca Juga: Audiensi ke KONI Pusat, SIWO PWI Undang Ketum KONI Buka Rakernas Se-Indonesia
Saat ini Kempo memiliki 1.671 dojo dengan jumlah kenshi mencapai kurang lebih 214.023 orang. Lebih dari sekadar prestasi, Perkemi juga dinilai berhasil menanamkan nilai-nilai penting yang berkontribusi pada pembangunan karakter bangsa.