lain-lain-olimpik

Serius Go Global, FFI-KFI Belajar dari Elit Futsal Dunia di Spanyol

Jumat, 20 Maret 2026 | 16:32 WIB
Federasi Futsal Indonesia (FFI) bersama KFI mengambil langkah strategis dengan hadir langsung di Copa de Espana 2026 yang berlangsung di Granada, Spanyol, Jumat, 20 Maret 2026. (KFI)

SportlinkNews - Upaya Indonesia menembus peta futsal dunia kian serius. Federasi Futsal Indonesia (FFI) bersama KFI mengambil langkah strategis dengan hadir langsung di Copa de Espana 2026 yang berlangsung di Granada, Spanyol.

Kehadiran delegasi Indonesia bukan sekadar memenuhi undangan. Mereka datang dengan misi besar, yakni menyerap ilmu, membangun jejaring, sekaligus membuka jalan agar futsal nasional diperhitungkan di level global.

Rombongan dipimpin Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar dan Direktur Utama KFI Rorian Pratyaksa, didampingi Jose Tirado serta Hector Souto.

Baca Juga: Undian Piala Thomas & Uber 2026: Putra Indonesia Dikepung Lawan Tangguh, Putri Jaga Peluang Lolos

Ajang Copa de Espana sendiri dikenal sebagai salah satu barometer tertinggi futsal dunia.

Turnamen ini mempertemukan delapan klub terbaik Spanyol seperti Barca Futsal, Movistar Inter, hingga ElPozo Murcia Costa Calida, tim-tim yang selama ini menjadi rujukan kualitas permainan modern.

Selama berada di Spanyol, FFI dan KFI tidak hanya menyaksikan pertandingan hingga partai final, tetapi juga mendalami sistem pembinaan usia muda yang menjadi fondasi kekuatan futsal Negeri Matador.

Baca Juga: Manchester City Luncurkan Klub Sepak Bola Remaja di Amerika Serikat

Mereka turut mengikuti sesi pengembangan kepelatihan bersama Real Federacion Espanola de Futbol, yang menitikberatkan pada metodologi latihan, kurikulum pemain, hingga sistem pembinaan berjenjang.

Di luar lapangan, agenda penting juga dijalankan. Delegasi Indonesia menjalin komunikasi dengan sejumlah brand olahraga global dan pelaku industri untuk membuka peluang kerja sama komersial.

Langkah ini dinilai krusial dalam membangun ekosistem futsal yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga berkelanjutan dari sisi bisnis.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga Primer Inggris Pekan ke-31, Duel Manchester City vs Crystal Palace Ditunda

Rorian menegaskan bahwa kehadiran ini merupakan bagian dari strategi besar untuk membawa futsal Indonesia naik kelas.

Ia menilai interaksi langsung dengan para pengambil keputusan di level internasional menjadi kunci agar Indonesia tidak lagi berada di pinggiran.

"Keseriusan go global bukan sekadar slogan. Kami hadir untuk memastikan Indonesia diperhitungkan dengan belajar dari yang terbaik, membangun koneksi, dan membuka akses agar futsal Indonesia masuk peta utama dunia," ujar Rorian.

Baca Juga: Pakar Malaysia Sarankan Pembubaran Seluruh Manajemen Timnas

Senada, Michael menekankan pentingnya positioning Indonesia di mata dunia. Menurutnya, kehadiran di forum global harus berdampak nyata, mulai dari pengembangan pemain muda hingga penguatan koneksi industri.

"Kami tidak ingin sekadar hadir dan belajar. Target kami jelas, setelah forum ini, seluruh ekosistem futsal global menyadari keberadaan Indonesia," ungkapnya.

"Ini soal positioning. Mulai dari level juvenil, sistem kepelatihan, hingga koneksi industri, semuanya kami dorong agar futsal Indonesia masuk dalam radar elit dunia." 

Baca Juga: Liburan ke Bali, Mantan Striker Liverpool Ini di Tengah Masalah Hukum

Langkah FFI dan KFI ini menjadi sinyal bahwa transformasi futsal Indonesia tengah dipercepat.

Dengan kombinasi pembelajaran teknis, ekspansi jaringan, dan strategi bisnis, Indonesia berupaya menempatkan diri sejajar dengan kekuatan-kekuatan utama futsal dunia.

Tags

Terkini