Dia tidak hanya membawa pendekatan taktik, tetapi juga berusaha menyesuaikan filosofi permainan dengan karakter pemain yang dimilikinya.
Kini salah satu perhatian utamanya adalah pengembangan pemain muda. Dia membangun sistem yang terhubung antara Bali United Academy dan tim utama, sehingga proses pembinaan berjalan berkelanjutan.
Dengan menekankan disiplin, kerja keras, serta pemahaman taktik sejak usia dini. Tujuannya jelas, menciptakan fondasi kuat agar klub tidak hanya kompetitif saat ini, tetapi juga berkelanjutan di masa depan.
Baca Juga: Meski Menang atas Bhayangkara FC, Bojan Hodak Kritik Performa Persib di Awal Laga
Di tengah proses tersebut, mantan pelatih PEC Zwolle ini juga memahami besarnya ekspektasi suporter yang menginginkan kemenangan demi kemenangan.
Ia menyadari bahwa tuntutan tersebut adalah bagian dari dinamika klub besar seperti Bali United.
“Saya tahu suporter ingin timnya sukses dan meraih kemenangan. Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik, baik dalam latihan maupun pertandingan. Proses itu mulai terlihat dan terus berkembang,” kata Johnny Jansen.
Baca Juga: Prediksi Arsenal vs Fulham: Penentuan Gelar Liga Premier
Menurutnya, hasil yang diraih saat ini adalah langkah awal dari perjalanan yang lebih panjang. Untuk itu dia menekankan pentingnya kesabaran agar tim dapat berkembang secara maksimal.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Pertemuan Perdana Johnny Jansen dan Bernardo Tavares, Adu Taktik Dua Pelatih Eropa di Gianyar
Data dan Fakta Menarik Duel Bali United Vs Malut United di Super League
Hasil Super League: Bali United Gulung Malut United, Empat Gol Bersarang di Gawang Laskar Kie Raha
Hasil Super League: Bali United Curi Poin Penuh di Banten, PSM Gulung Persik