SportlinkNews - Persebaya Surabaya menginjak usia ke-99 tahun di tengah persiapan matang menyongsong Super Leagaue musim 2026/27. Momentum sakral menjelang usia satu abad tersebut dirayakan dengan mengusung optimisme tinggi dari seluruh elemen tim.
Gelandang Toni Firmansyah, turut menyuarakan harapan besar demi kejayaan klub kebanggaan warga Kota Pahlawan tersebut. Pemain asli binaan internal Persebaya itu menilai angka 99 sebagai pijakan penting untuk melangkah lebih jauh.
"Menurut saya di anniversary ke-99 tahun ini semoga Persebaya ke depannya lebih maju dan semoga kita mencapai target-target mendapatkan hasil terbaik," kata Toni.
Baca Juga: Pengadilan Banding Prancis Pastikan Achraf Hakimi akan Diadili dalam Kasus Pemerkosaan
Usia klub yang hampir genap seratus tahun dipandang sebagai dorongan moral yang sangat masif bagi seluruh penggawa tim. Manajemen dan pemain kini menyatukan visi demi menjaga martabat Persebaya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola nasional.
Bagi Toni, kepentingan kolektif dan pencapaian prestasi tim tetap berada di atas segala-galanya pada musim baru nanti. Ia berkomitmen penuh untuk mengalirkan seluruh kemampuan terbaiknya demi memenuhi target tinggi yang dipatok manajemen.
Di samping impian kolektif bersama skuad utama, Toni juga mematok target personal yang cukup tinggi untuk kariernya. Ia sadar betul bahwa persaingan memperebutkan tempat utama di lini tengah Green Force tidak akan berjalan mudah.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Matchday 2 Grup E dan Grup F Piala Dunia 2026
"Ya, yang pasti saya ingin mendapatkan kepercayaan dari coach dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” ujarnya.
Toni menegaskan wejangan dari pelatih menjadi bahan bakar utamanya dalam berlatih. Konsistensi performa di atas lapangan hijau menjadi kunci utama yang terus ditekankan oleh tim pelatih kepada dirinya.
"Mungkin motivasi coach harus kerja keras terus ke depannya dan konsisten terus,” ujarnya.
Baca Juga: Arsenal akan Menghadapi Coventry di Laga Pembuka Liga Primer 2026/27
Menatap ketatnya persaingan di musim 2026/27, Toni enggan cepat berpuas diri. Ia memilih untuk tetap membumi dan fokus mengevaluasi setiap kekurangan yang masih terlihat pada musim lalu.
Perbaikan kualitas individu secara menyeluruh menjadi agenda wajib yang kini tengah dijalani oleh sang pemain muda. Toni bertekad untuk terus menempa fisik dan mental di bawah arahan ketat tim kepelatihan Persebaya.
Artikel Terkait
Menjelang Usia Satu Abad, Persebaya dan AZA Berkolaborasi Meluncurkan Jersey Edisi Spesial
Persebaya Resmi Gaet Ramadhan Sananta, Lini Depan Green Force Makin Bertaji
Persebaya Kembali Rekrut Lima Pemain Baru untuk Memperkuat Kedalaman Skuat Jelang Super League 2026/27
Keluar dari Zona Nyaman, Reza Arya Sambut Tantangan Baru di Persebaya
Soal Rekrutan Baru Persebaya, Bernardo Tavares: Saya Yakin Ramadhan Sananta Dapat Membantu Kami