Liverpool Tertahan di Anfield, Arne Slot Soroti Mandulnya Penyelesaian Akhir

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Jumat, 2 Januari 2026 | 14:51 WIB
Pertadingan Liverpool versus Leeds berakhir dengan skor kacamata. (Getty Images)
Pertadingan Liverpool versus Leeds berakhir dengan skor kacamata. (Getty Images)

SportlinkNews - Liverpool harus puas berbagi poin saat menjamu Leeds United pada lanjutan Liga Primer 2025/26. Duel tersebut tuntas dengan skor tanpa gol di Stadion Anfield, Jumat (2/1) dini hari WIB.

Sejak menit awal, Liverpool tampil agresif dan mengendalikan tempo permainan. Statistik mencatat The Reds menguasai bola hingga 66 persen, sementara Leeds lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Keunggulan Liverpool juga terlihat dari jumlah peluang. Tercatat 16 tembakan dilepaskan para pemain tuan rumah, jauh dibandingkan empat percobaan milik Leeds.

Baca Juga: 10 Pencetak Gol Terbanyak Italia di Tahun 2025: Tahun Emas untuk Retegui dan Orsolini

Manajer Liverpool, Arne Slot mengaku anak asuhnya kurang efektif di sepertiga akhir lapangan. Meski menguasai permainan, timnya kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan gawang lawan.

"Saya pikir kami adalah tim dengan penguasaan bola terbanyak di liga. Namun, penguasaan bola tidak berarti banyak jika Anda tidak dapat menciptakan cukup peluang," kata Slot setelah pertandingan dikutip TNT Sports.

"Untuk menciptakan peluang melawan pertahanan rapat, Anda membutuhkan kecepatan dan momen-momen spesial individu yang menciptakan keunggulan jumlah pemain," Slot menambahkan.

Baca Juga: Dicukur Arsenal, Unai Emery Tetap Bangga dengan Skuatnya: Kami Ambisius Sekaligus Realistis

Slot menilai Leeds tampil disiplin dengan pertahanan berlapis. Situasi itu membuat Liverpool gagal menemukan variasi serangan yang efektif untuk memecah kebuntuan.

Padahal, menurut Slot, performa pasukannya secara keseluruhan tidak buruk. Ia menyebut hanya satu elemen yang hilang dari penampilan Liverpool pada laga tersebut.

"Sebuah gol. Itu jawaban yang paling sederhana. Untuk mencetak gol melawan tim yang bertahan dengan sangat baik di dalam dan sekitar kotak penalti mereka, ada beberapa cara untuk membukanya," ujarnya.

Baca Juga: Bersaing dengan Persib, Borneo FC Bidik Dua Kemenangan di Laga Sisa Putaran Pertama Super League 2025/26

"Bagi beberapa tim di liga ini, itu adalah bola mati. Kami hampir mencetak gol lewat Virgil van Dijk. Kami memiliki delapan tendangan sudut, sayangnya tidak ada yang menjadi gol."

Hasil imbang ini membuat Liverpool tak bergerak dari posisi empat klasemen. Klub asal Kota Pelabuhan tersebut mengumpulkan 33 poin dari 19 pertandingan.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: TNT Sports

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X