Kemenangan Manchester City Kontra Salford Tak Buat Guardiola Terpukau

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Minggu, 15 Februari 2026 | 17:58 WIB
Manajer Manchester City, Pep Guardiola. (Getty Images)
Manajer Manchester City, Pep Guardiola. (Getty Images)

SporlinkNews - Pep Guardiola menyoroti masalah efektivitas serangan Manchester City meski menang atas Salford City dan lolos ke babak kelima Piala FA. Menurutnya, dominasi dan penguasaan bola belum tentu menjamin performa yang memuaskan.

Laga di Stadion Etihad, Sabtu (14/2) malam WIB, menunjukkan bagaimana Manchester City kesulitan menembus pertahanan tim divisi dua itu. Padahal, The Citizens unggul cepat melalui gol bunuh diri Alfie Dorrington pada menit keenam.

Rotasi besar dilakukan Guardiola dengan sembilan perubahan pemain dari pertandingan sebelumnya. Strategi ini ternyata memengaruhi ritme serangan, membuat Manchester City baru bisa mencetak gol kedua menjelang 10 menit terakhir melalui sontekan Marc Guehi memanfaatkan rebound Rayan Cherki.

Baca Juga: Liverpool Sapu Bersih Brighton di Laga FA Cup, Aksi Dominik Szoboszlai Tuai Pujian

Gol itu memastikan kemenangan 2-0 City. Hanya saja, Guardiola menilai penampilan anak asuhnya kurang maksimal dalam duel tersebut.

"Tidak. Kami tidak membaca ruang di mana mereka berada," kata Guardiola ketika ditanya apakah ia terkesan dengan performa Manchester City dikutip ESPN.

"Dengan ruang-ruang di dalam serangan, semuanya bergantung pada bagaimana mereka bertahan dan kami tidak membacanya. Itulah alasan mengapa pertandingan tadi membosankan. Satu-satunya kabar bagusnya adalah kami lolos. Itu saja," Guardiola menambahkan.

Baca Juga: Pengakuan Palladino tentang Atalanta dan Ambisi Liga Primer

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Manchester City dengan penguasaan bola 80 persen berbanding 20 persen milik Salford, dan total 19 tembakan dengan empat tepat sasaran. Meski begitu, efektivitas menyelesaikan peluang masih menjadi masalah karena hanya satu gol yang tercipta dari peluang bersih.

Guardiola menekankan kemenangan tanpa kualitas permainan yang tinggi tidak cukup memuaskan. Terutama jika target tim adalah mempertahankan standar serangan yang biasanya mereka tunjukkan.

Rotasi pemain yang dilakukan untuk memberi waktu bermain bagi cadangan juga berdampak pada kemampuan serangan. Manchester City kesulitan menghubungkan lini tengah dengan lini depan secara efektif.

Baca Juga: Harry Kane Tembus 500 Gol, Bayern Munich Perlebar Jarak dengan Dortmund

Kritik Guardiola menyoroti pentingnya keseimbangan antara rotasi skuad dan efektivitas serangan. Langkah ini agar dominasi statistik benar-benar berbuah gol.

Hasil kemenangan ini tetap membawa Manchester City ke babak kelima Piala FA. Akan tetapi Guardiola mengingatkan bahwa evaluasi permainan tetap menjadi prioritas meski lawan lebih lemah secara kasta.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: ESPN

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X