Baca Juga: Jack Grealish Menahan Tangis dalam Wawancara yang Menyayat Hati
Bagi ibu hamil, kebutuhan air meningkat menjadi 2,3 liter per hari (10 cangkir), sedangkan ibu menyusui dianjurkan minum hingga 3 liter per hari (13 cangkir) guna mendukung produksi ASI dan menjaga hidrasi tubuh.
Jika sedang sakit, berada di lingkungan panas, atau berolahraga, kebutuhan cairan akan meningkat.
Selama berolahraga, dianjurkan untuk minum satu cangkir air setiap 15-20 menit dan tetap menjaga hidrasi setelah beraktivitas.
Baca Juga: Momen Gila Jose Mourinho Mencubit Hidung Manajer Galatasaray Hingga Jatuh
Untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi, warna urine bisa menjadi indikator yang baik.
Warna urine yang pucat menandakan tubuh cukup terhidrasi, sementara urine yang lebih pekat menunjukkan perlunya tambahan cairan.
Apakah Minuman Lain Bisa Menggantikan Air?
Baca Juga: Conceicao: Inilah Milan yang Ingin Saya Lihat setelah Imbang 1-1 dengan Inter
Selain air putih, berbagai minuman seperti teh, kopi, susu, dan sup juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.
Namun, Dr. Nadira mengingatkan bahwa minuman berkafein memiliki efek diuretik ringan, yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan konsumsi gula tambahan dalam minuman tersebut.
Baca Juga: Jiplak Indonesia, Timnas Malaysia Borong 7 Pemain Naturalisasi Hadapi Vietnam
Sementara itu, alkohol memiliki efek dehidrasi pada tubuh, sehingga jika mengonsumsi minuman beralkohol, sebaiknya diselingi dengan air putih untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
Artikel Terkait
Final V League 2025: Koh Hee-jin Akui Kekalahan, Red Sparks Tetap Berjuang
Nikola Jokic Cetak 61 Poin, Perkuat Kandidat Utama MVP NBA 2025
Barcelona Siapkan Laga Super Clasico, Usai Singkirkan Atletico di Semifinal Copa de Rey
Milan 1-1 Inter: Hakan Calhanoglu Gugurkan Gol Pembuka Tammy Abraham
Kita Boleh Bermimpi, Hansi Flick tentang Harapan Barcelona Raih Tiga Gelar