SportlinkNews - Indeks Glikemik (IG) adalah ukuran yang menunjukkan seberapa cepat karbohidrat dalam makanan meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.
Skala IG berkisar dari 0 hingga 100, dengan glukosa murni sebagai acuan bernilai 100.
Semakin tinggi nilai IG suatu makanan, semakin cepat makanan tersebut meningkatkan kadar gula darah.
Baca Juga: Barcelona Butuh Bintang dari Bangku Cadangan untuk Menang Jelang Laga Melawan Inter
Kategori Indeks Glikemik
Makanan diklasifikasikan berdasarkan nilai IG-nya:
- Rendah (≤55): Karbohidrat dicerna dan diserap perlahan, menyebabkan peningkatan gula darah yang lambat. Contohnya termasuk kacang-kacangan, sebagian besar buah dan sayuran, serta biji-bijian utuh.
- Sedang (56–69): Efek sedang pada gula darah. Contohnya adalah nasi merah dan ubi.
- Tinggi (≥70): Karbohidrat cepat dicerna dan diserap, menyebabkan lonjakan gula darah. Contohnya termasuk roti putih, nasi putih, dan kentang.
Baca Juga: Kevin De Bruyne Bersiap Tinggalkan Klub, Pep Guardiola: Mustahil Menggantikannya
Faktor yang Mempengaruhi Nilai IG
Beberapa faktor dapat memengaruhi nilai IG suatu makanan:
- Tingkat kematangan: Buah yang lebih matang memiliki IG lebih tinggi.
- Metode pengolahan: Makanan yang lebih diproses cenderung memiliki IG lebih tinggi.
- Kandungan serat, lemak, dan protein: Kandungan ini dapat memperlambat pencernaan karbohidrat, menurunkan IG.
Baca Juga: Jamie Vardy Masuk Sepuluh Besar Pencetak Gol Tertua di Liga Primer
Sebagai contoh, pisang yang matang memiliki IG lebih tinggi dibandingkan yang masih hijau.
Manfaat Memahami Indeks Glikemik
Mengetahui nilai IG makanan membantu dalam:
Baca Juga: Gelandang Liverpool, Joe Allen Umumkan Pensiun dari Dunia Sepak Bola
- Mengelola diabetes: Memilih makanan dengan IG rendah dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
- Menjaga berat badan: Makanan dengan IG rendah memberikan rasa kenyang lebih lama, membantu mengontrol nafsu makan.
- Meningkatkan kesehatan jantung: Diets rendah IG dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.
Indeks Glikemik vs Beban Glikemik
Selain IG, Beban Glikemik (BG) mempertimbangkan jumlah karbohidrat dalam porsi makanan.
Baca Juga: Raih Gelar Juara Liga Primer, Liverpool Juga Juara di Media Sosial
BG memberikan gambaran lebih akurat tentang dampak makanan terhadap gula darah.
Artikel Terkait
Al Ahli Memenangkan Piala Asia untuk Pertama Kalinya Bekuk Penakluk Ronaldo
Tolami Benson Memukau dengan Pakaian Serba Hitam
Terungkap Mengapa Atlet Wanita Dikecualikan dari Studi Ilmiah
Manny Pacquiao Kembali Lagi Ke Ring Bertarung Melawan Mario Barrios
Sepatu Air Jordan Asli ‘Fire Red’ Milik Michael Jordan Kembali Setelah 12 Tahun