Misalnya, Kita lebih membutuhkan banyak energi dari makanan untuk berlari maraton daripada berlari hanya beberapa kilometer saja.
Dalam hal makan dan olahraga, setiap orang tentu berbeda. Jadi, perhatikan bagaimana perasaan Kita selama berolahraga dan bagaimana performa secara keseluruhan, karena itu dipengaruhi oleh apa yang dimakan.
Biarkan pengalaman memandu Kita tentang kebiasaan makan sebelum dan sesudah olahraga yang paling cocok untuk diri sendiri.
Pikirkan untuk membuat jurnal untuk melihat bagaimana tubuh bereaksi terhadap makanan dan camilan sehingga kedepannya bisa mengubah pola makan demi performa terbaik.
Artikel Terkait
Ilmu Gizi dalam Performa Atlet, Makanan Ini Patut Dihindari
Kenali 5 Jenis Makanan yang Bikin Perut Buncit dan Cara Menghindarinya
6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur agar Tidur Lebih Nyenyak
5 Makanan yang Bisa Menghambat Pertumbuhan Otot: Kenali Jenisnya untuk Hasil Optimal
Mengapa Makanan Bertepung Kurang Baik untuk Diet? Ini Penjelasannya