nutrisi

Rahasia Performa Runners: Pola Makan Tepat Sebelum dan Setelah Lari

Minggu, 21 September 2025 | 22:30 WIB
Trail running atau lari lintas alam di dataran tinggi.

SportlinkNews – Lari kini semakin digemari sebagai olahraga yang mudah dilakukan siapa saja. Namun, untuk mendapatkan manfaat maksimal, asupan makanan sebelum dan sesudah berlari tak boleh diabaikan. 

Pemilihan nutrisi yang tepat bukan hanya mendukung performa, tetapi juga mempercepat pemulihan tubuh.

Asupan Sebelum Lari

Sekitar 2-3 jam sebelum berlari, tubuh membutuhkan energi yang stabil. Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum bisa menjadi pilihan utama. 

Baca Juga: Djarum Foundation Gulirkan Campus League 2026, Adaptasi Konsep NCAA Amerika

Tambahkan protein rendah lemak, misalnya dada ayam atau ikan, serta lemak sehat dari alpukat atau kacang-kacangan. Hindari makanan berat atau terlalu pedas yang bisa mengganggu pencernaan saat berlari.

Jika waktu persiapan lebih singkat, yakni 30-60 menit sebelum lari, cukup konsumsi camilan ringan seperti pisang, yogurt, atau segenggam kacang. Jangan lupa untuk tetap terhidrasi dengan minum cukup air putih.

Asupan Setelah Lari

Begitu selesai berlari, tubuh memasuki fase "jendela pemulihan" di 30-60 menit pertama. Pada periode ini, makanan kaya karbohidrat dan protein sangat dianjurkan untuk mengembalikan cadangan energi sekaligus memperbaiki otot. 

Baca Juga: Penampilan Elegan Jay Idzes Bersama Sassuolo Jadi Sorotan Media Italia

Pilihan sederhana bisa berupa smoothie protein, telur rebus, atau pisang yang kaya elektrolit.

Namun, untuk asupan yang lebih lengkap, 1-2 jam setelah lari tubuh sebaiknya diberi makanan seimbang berisi karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, sayuran, dan buah-buahan. 

Jangan lupa minum air putih secara bertahap juga penting agar hidrasi tetap terjaga.

Baca Juga: Andrea Dovizioso Beberkan Kekuatan Marc Marquez di MotoGP 2025

Selain panduan umum di atas, berikut beberapa pilihan makanan yang efektif membantu pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik:

Buah-buahan – kaya vitamin, mineral, dan gula alami untuk mengisi ulang energi. Pisang, jeruk, hingga buah beri juga mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh.

Telur rebus – sumber protein hewani praktis yang membantu perbaikan serat otot.

Dada ayam panggang – tinggi protein, rendah lemak, ideal untuk membangun massa otot.

Ubi jalar – karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah, menjaga energi lebih stabil.

Baca Juga: Kontingen Indonesia ke SEA Games 2025 Dievaluasi Ulang, Erick Thohir Pimpin Persiapan

Salmon – kaya protein dan omega-3, bermanfaat mengurangi peradangan serta mendukung kesehatan jantung.

Kunci performa optimal adalah mengombinasikan olahraga teratur dengan pola makan seimbang akan membuat manfaat lari terasa lebih maksimal.

Pemilihan makanan sebelum dan setelah berlari bukan hanya soal energi, tetapi juga investasi untuk kebugaran jangka panjang

Tags

Terkini

Berjalan Kaki Bisa Menyebabkan Gula Darah Naik?

Sabtu, 8 Februari 2025 | 13:09 WIB