nutrisi

Apakah Benar Nasi Putih Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Membangun Otot? Ini Jawabannya

Kamis, 23 Mei 2024 | 13:30 WIB
Apakah benar nasi putih tidak baik untuk membangun otot? (Pexels.com/makafood)

SportlinkNews - Banyak orang beranggapan bahwa nasi putih tidak boleh dikonsumsi saat membangun otot karena dianggap kurang sehat dibandingkan sumber karbohidrat lainnya.

Namun, benarkah demikian? Mari kita telaah lebih dalam mengenai peran nasi putih dalam diet untuk pembentukan otot.

Kandungan Gizi Nasi Putih

Nasi putih adalah sumber karbohidrat yang populer di banyak negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Vietnam Satu Grup dengan Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024, VFF Malah Merasa Diuntungkan

Dalam satu porsi nasi putih (sekitar 150 gram), terdapat sekitar:

  • Kalori: 200-250
  • Karbohidrat: 45-50 gram
  • Protein: 4-5 gram
  • Lemak: 0,5 gram
  • Serat: 0,6 gram

Nasi putih juga mengandung sejumlah kecil vitamin dan mineral, seperti vitamin B dan magnesium.

Baca Juga: Tyson Fury Vs Oleksandr Usyk Tanding Ulang Oktober

Namun, dibandingkan dengan nasi merah, nasi putih memiliki serat yang lebih rendah.

Karbohidrat dan Pembentukan Otot

Karbohidrat memainkan peran penting dalam pembentukan otot. Saat berolahraga, tubuh menggunakan glikogen (karbohidrat yang disimpan dalam otot) sebagai sumber energi utama.

Mengonsumsi karbohidrat setelah latihan membantu mengisi kembali cadangan glikogen yang habis, mendukung pemulihan otot, dan mempersiapkan tubuh untuk sesi latihan berikutnya.

Baca Juga: Atalanta Juara Liga Europa, Penantian 25 Tahun Klub Italia di Kancah Eropa Berakhir

Nasi putih, meskipun memiliki indeks glikemik yang lebih tinggi, bisa menjadi sumber energi yang cepat diserap oleh tubuh.

Hal ini membuat nasi putih berguna untuk dikonsumsi setelah latihan intensif untuk mempercepat pemulihan.

Kapan Nasi Putih Tepat untuk Dikonsumsi?

1. Setelah Latihan

Konsumsi nasi putih setelah latihan dapat membantu mengembalikan energi dengan cepat.

Halaman:

Tags

Terkini

Berjalan Kaki Bisa Menyebabkan Gula Darah Naik?

Sabtu, 8 Februari 2025 | 13:09 WIB