Penerapan Psikologi Olahraga Berikan Pengaruh Besar pada Prestasi Atlet

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Kamis, 4 April 2024 | 11:27 WIB
Koordinator Tim Psikolog Ad Hoc Bulu Tangkis Indonesia untuk Olimpiade 2024 Paris, Dr. Lilik Sudarwati menyoroti pentingnya mental atlet. (suryansyah)
Koordinator Tim Psikolog Ad Hoc Bulu Tangkis Indonesia untuk Olimpiade 2024 Paris, Dr. Lilik Sudarwati menyoroti pentingnya mental atlet. (suryansyah)

Lilik menjelaskan, psikolog memberikan teknik-teknik relaksasi, visualisasi, dan pemusatan perhatian untuk membantu atlet tetap fokus dan tenang dalam situasi yang menegangkan.

Pada sisi lain psikolog olahraga juga akan membantu atlet dalam meningkatkan fokus dan konsentrasinya saat bertanding.

Dijelaskan Lilik, psikolog olahraga bekerja dengan atlet untuk meningkatkan konsentrasi selama latihan dan kompetisi.

"Psikolog mengajarkan teknik pemusatan perhatian dan membantu atlet mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mengganggu konsentrasi atlet," kata Lilik.

Terkait manajemen emosi, Lilik mengatakan psikolog olahraga akan membantu atlet untuk mengelola emosi dengan baik, baik itu kegembiraan, kekecewaan, atau frustrasi.

"Psikolog mengajarkan strategi coping untuk mengatasi tekanan dan stres yang mungkin timbul selama persiapan dan kompetisi," jelasnya.

Hal lain yang menjadi perhatian psikolog olahraga yaitu dalam hal pemulihan setelah cedera. Disebutkan Lilik, psikolog olahraga membantu atlet dalam proses pemulihan setelah cedera fisik atau mental.

"Psikolog memberikan dukungan emosional dan membantu atlet untuk mengatasi ketakutan dan kekhawatiran yang mungkin muncul selama masa pemulihan," ucap Lilik.

"Meskipun penerapan psikologi olahraga di Indonesia masih terus berkembang, namun penting untuk diakui bahwa peran psikolog olahraga telah memberikan kontribusi positif dalam membantu atlet Indonesia untuk mencapai performa yang lebih baik dan menghadapi tantangan dengan lebih baik," ujar Lilik.

Baca Juga: Teori Atribusi dalam Psikologi Olahraga

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tidur Berkualitas Kunci Performa Atlet Selama Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 | 21:55 WIB

Benarkah Emosi Dapat Bawa Penyakit untuk Tubuh?

Sabtu, 22 Maret 2025 | 06:55 WIB

Cara Mengatasi Kecemasan Performa dalam Olahraga

Senin, 24 Februari 2025 | 20:13 WIB

Manfaat Berenang Bagi Kesehatan Mental

Senin, 24 Februari 2025 | 14:11 WIB
X