SportlinkNews - Perjalanan Ratu Voli Indonesia Wilda Nurfadhilah akhirnya berakhir. Dia secara mengejutkan memutuskan untuk pensiun dari voli setelah menyelesaikan Proliga 2025.
Melalui story di laman resmi media sosialnya, pada Minggu, 23 Februari lalu, dia mengatakan bahwa ini merupakan musim terakhirnya dia akan bermain.
Di Proliga musim ini, dia membela Jakarta Livin Mandiri. Hasil Livin Mandiri di musim ini kurang memuaskan hanya finis di posisi lima klasemen akhir Proliga 2025.
Kekalahan laga terakhir atas Bandung bjb Tanda Mata 1-3 (22-25, 25-23, 21-25, 21-25), membuat mereka gagal melaju ke final four.
Baca Juga: Megawati Kehilangan Pasangan, Bukilic Absen 4-6 Minggu Bencana Bagi Red Sparks
"Nangisnya udah ya, harus tahu kalau skenario Allah itu enggak pernah salah. Sangat enggak pernah salah, tidak semua doa langsung dikabulkan," tulisnya.
"Entah rencana apa yang besok hadir, pasti Allah maha mengetahui mana yang paling baik untuk Hambanya," tambahnya lagi.
Meski memutuskan untuk gantung sepatu, Wilda mengaku sangat menikmati musim terakhirnya bersama timnya tersebut.
Kendati livin gagal melaju lebih jauh, tetapi tetap dia bangga bisa menjadi bagian dari timnya itu.
Baca Juga: Golden State Warriors Resmi Pensiunkan Jersey No. 9 Andre Iguodala
"Aku happy banget bisa menghabiskan last season aku dengan tim ini. Jakarta Livin adalah tempat yang luar biasa dengan pengurus dan pemain yang luar biasa pula," lanjutnya.
"Kalau ada yang tanya enak nggak di Livin, jawabannya bintang 5!," tegasnya.
Perjalanan karier Wilda di dunia voli sangat mengesankan. Di level nasional, dia telah mengoleksi tujuh gelar juara Proliga.
Tiga gelar dicatatakannya bersama Jakarta Elektrik PLN pada 2015, 2016, dan 2017.
Baca Juga: Manfaat Berenang Bagi Kesehatan Mental
Kemudian satu gelar bersama Jakarta PGN Popsivo pada 2019, serta dua kali juara Proliga berturut-turut dengan Bandung BJB Tandamata pada 2022 dan 2023.
Puncak kesuksesannya terjadi pada 2024, saat ia membawa Jakarta BIN meraih gelar juara.
Di pencapaian individunya, Wilda juga pernah menjadi "best blocker" di Proliga pada 2015, 2016, dan 2022, serta "best spiker" di Proliga 2019
Di level internasional, dia memulai karirnya di Tim Nasional Indonesia sejak 2011.
Baca Juga: Lionel Messi Emosi, Mencaci Maki Wasit hingga Cekik Leher Pelatih Lawan
Bersama Timnas, dia meraih medali perak SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Malaysia, serta medali perunggu di SEA Games 2019 dan SEA Games 2021.
Di kejuaraan individu, Wilda jadi bagian Timnas Indonesia saat membawa pulang medali perunggu di SEA V League 2023 seri pertama dan kedua.
Di kejuaraan itu, Wilda juga mencatatkan namanya sebagai middle blocker terbaik putaran pertama.
Selain prestasi, dia juga memberikan kontribusi berharga bagi voli dunia. Sebagai pelopor pemain voli berhijab pertama di ajang SEA Games.
Komitmen berhijabnya saat bermain di Sea Games 2017 dianggap telah membuka pintu untuk menormalisasi penggunaan hijab bagi atlet voli khususnya di Asia Tenggara.
Artikel Terkait
Hasil Proliga 2025: Jakarta Pertamina Enduro Taklukkan Electric PLN 3-0
Hasil Proliga 2025: Jakarta Livin Mandiri Tak Terkalahkan, Bandung BJB Tandamata Jadi Korban Terbaru
Proliga 2025 Masuki Akhir Seri Reguler, Palembang Jadi Tuan Rumah Pekan ke-7
Proliga 2025: Duel Seru Tersaji di GOR PSCC, Jakarta Pertamina Enduro dan Surabaya Samator Tampil Mengesankan
Delapan Tim Meluncur Mulus ke Laga Final Four Proliga 2025