SportlinkNews - Persaingan panas Formula 1 2025 akan dimulai pada akhir pekan ini di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia.
McLaren memang diunggulkan, tetapi ada tantangan besar yang menanti mereka.
McLaren tampil impresif dalam tes pramusim di Bahrain dua pekan lalu. Walaupun tak mencatatkan waktu tercepat, namun mobil MCL39 menunjukkan performa konsisten saat melakukan long run.
Baca Juga: Duel Inter Milan vs Bayern Munchen: Duel yang Sarat Sejarah Raksasa Sepak Bola Eropa
Itu yang menjadi indikasi kuat ketahanan mereka pada balapan. Karena itu lah, MCLaren dinilai sebagai tim paling siap di musim ii.
"Mereka sangat cepat tahun lalu dan seperti yang terlihat di Bahrain dua pekan lalu, mereka masih sangat cepat," ujar Max Verstappen, dari Red Bull.
Sementara Russell dari Mercedes menambahkan, bila dia merasa saat ini tidak ada satu pun dari rekan-rekannya untuk memiliki mobil yang berpotensi, dan mencoba mengalahkan McLaren
Baca Juga: Melihat Peluang Dua Klub Inggris Arsenal dan Aston Villa Bertemu di Semifinal Liga Champions
Namun status unggulan tak serta-merta membuat orang bertaruh pada kemenangan McLaren.
Karena sejarah mencatat, bahwa tim dengan performa terbaik di pramusim tidak selalu mampu mengulang dominasi di balapan pertama.
Pembalap McLaren, Lando Norris, mengatakan bila mereka tidak merasa berada di atas angin.
Sebaliknya, berada di level yang sama dengan tim teratas lainnya, yakni Red Bull, Mercedes, dan Ferrari.
Baca Juga: Gregoria Mariska Tunjung Selamatkan Muka Tunggal Indonesia di All England 2025
"Ada banyak hal yang tidak terlihat dalam pramusim. Tapi tiga tim ini Red Bull, Mercedes, dan Ferrari yang mendominasi, tidak ada yang lebih dari satu sama lainnya," katanya.
Kondisi ini mengingatkan pada musim lalu, di mana McLaren sempat tertinggal dari Red Bull dan Ferrari di awal musim, tetapi berhasil mengejar dan keluar sebagai juara konstruktor pada akhirnya.
Hal ini menunjukkan bahwa segala sesuatu bisa berubah dengan cepat dalam Formula 1.
"Saya tahu bahwa kami bukan yang tercepat saat ini. Tetapi, sekali lagi, musim sangat panjang. Akan selalu ada banyak hal berubah dengan cepat di F1," ungkap Verstappen.
Baca Juga: Nike Hadirkan Dua Warna Baru untuk Total 90 III SP, Perpaduan Gaya dan Nostalgia
Apalagi Sirkuit Albert Park digambarkan sebagai lintasan 'semi-perkotaan', karena meski dirancang sebagai sebuah sirkuit, tetapi tetap saja lintasan ini menggunakan jalanan umum di jantung kota Melbourne.
Sehingga, lintasan ini memiliki karakter yang tidak biasa. Tikungannya tidak terlalu bersudut untuk sebuah balapan di kota.
Sirkuit Albert Park ini memiliki panjang 5,278 km, dengan 14 tikungan. Dengan semua variabel yang ada, Grand Prix Australia 2025 pun dipastikan akan menjadi pembuka musim yang menarik.
Artikel Terkait
Ilmu Olah Raga Berdampak pada Formula 1, Pengaruhi Mesin dan Performa Pembalap
Edisi Terbatas Ultra x Ayrton Senna sebagai Penghormatan untuk Pembalap Legendaris Formula 1
Koleksi Hot Wheels Formula 1 2025 Diluncurkan Lengkap dengan Trek Balapnya
PUMA Rilis Ultra 5 Carbon Speed Edition, Sepatu Cepat dengan Teknologi Formula 1
Kolaborasi Apik, Formula 1 dan Lego Group Bawa Tantangan Keseruan Balap Sepanjang Tahun 2025