Seperti diketahui, Shin Tae-yong resmi mengakhiri tugasnya sebagai pelatih timnas Indonesia pada Januari 2025.
Baca Juga: Nilai Transfer Eredivisie: Mess Hilgers Turun, Dean James Meroket
Setelah kontraknya berakhir, PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru timnas Indonesia dengan kontrak berdurasi dua tahun dan opsi perpanjangan.
Meski tak lagi menangani timnas, Shin Tae-yong masih menunjukkan perhatian terhadap perkembangan Skuad Garuda.
Bahkan, pada bulan Maret 2025, ia menyempatkan diri datang ke Indonesia untuk mengikuti agenda nonton bareng pertandingan timnas Indonesia.
Baca Juga: Ied Mubarak Menggema di Seluruh Dunia, Klub Elite Liga-liga Eropa Berbagi Bahagia
Selama Maret 2025, timnas Indonesia menjalani dua pertandingan penting dalam lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
20 Maret 2025: Indonesia mengalami kekalahan telak dari Australia dengan skor 1-5.
25 Maret 2025: Timnas Indonesia bangkit dan sukses mengalahkan Bahrain 1-0.
Baca Juga: Lewandowski Menolak Tua Dalam Pertarungan Pichichi
Shin Tae-yong pun turut menyaksikan perjuangan Rafael Struick dan kawan-kawan dalam laga tersebut sebelum akhirnya kembali ke Korea Selatan.
Sejak menangani timnas Indonesia pada Desember 2019, Shin Tae-yong memainkan peran penting dalam membangun fondasi baru bagi sepak bola Tanah Air.
Di bawah kepemimpinannya, timnas Indonesia mengalami perkembangan signifikan, termasuk sukses melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Meskipun kini tidak lagi menjadi pelatih kepala, nama Shin Tae-yong masih sangat dihormati oleh masyarakat Indonesia.
Ucapan Idulfitri yang ia sampaikan menjadi bukti bahwa ia tetap memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia, meskipun telah kembali ke Korea Selatan.
Artikel Terkait
Jadwal Final Pas Lebaran, Megawati Tak Pulang Kampung Demi Red Sparks Vs Pink Spiders
Media Malaysia Khawatir dengan Timnas Vietnam Naturalisasi Rekan Senegaranya Usain Bolt
Ratu Voli Korea Sebut Megawati Lebih dari Simbol Red Sparks, Tak Kalah Populer dengan Presiden Korea
Lukaku Cetak 400 Gol untuk Klub dan Negara saat Melawan Milan
Inzaghi Menjelaskan Keputusan Inter Soal Empat Pergantian pemain Dipaksakan