SportlinkNews - Dinamika di Red Bull Racing masih menjadi perhatian utama para pencinta F1 menjelang digelarnya balap GP Jepang di Sirkuit Suzuka.
Pergantian pembalap Liam Lawson oleh Yuki Tsunoda banyak menyita perhatian. Utamanya, karena Liam Lawson hanya diberi "jatah" dua putaran untuk melakukan adaptasi pada mobil yang dikendarainya musim ini.
Membalap di GP Australia dan GP China dinilai sebagian orang belum cukup untuk memberikan kesempatan Liam Lawson menyesuaikan dirinya dengan karakter kendaraan Red Bull Racing.
Baca Juga: Pink Spiders Selangkah Lagi Juara Liga Voli Korea, Kim Yeon-koung Tak Mau Lengah
Namun, tanpa belas kasihan, Christian Horner mengumumkan pergantian pembalap utama di Red Bull Racing.
Liam di downgrade ke Racing Bulls, sementara Yuski Tsunoda naik kelas untuk menemani Max Verstappen.
Meski Red Bull memiliki kewenangan untuk memindahkan keempat pembalapnya di kedua tim yang dimilikinya, memberi Lawson kesempatan hanya dua putaran untuk beradaptasi dianggap sangat kejam oleh rekan kerja dan pengamat.
Baca Juga: Banyak Kebobolan Gol Bikin Pelatih Persija Putar Otak Hadapi Sisa Pertandingan Liga 1
Lalu, bagaimana komentar Max Verstappen soal kekisruhan di tim balapnya ini?
Max Verstappen telah menyarankan agar tim Formula 1 Red Bull fokus memperbaiki mobil 2025 yang bermasalah daripada mengkhawatirkan identitas rekan setimnya.
Ketika ditanya apakah ia setuju dengan keputusan tersebut, Verstappen menjawab, "Terkadang tidak perlu untuk selalu membagikan semuanya di depan umum."
Baca Juga: Yuki Tsunoda Gantikan Peran Liam Lawson di Skuad Red Bull Racing
"Saya pikir masalah utama kami adalah mobil kami tidak berada di tempat yang kami inginkan. Semua orang tahu itu di dalam tim dan sejujurnya itulah yang menjadi fokus saya," ucap Verstappen.
"Karena begitu mobil lebih kompetitif dan lebih mudah dikendarai secara umum, maka saya pikir bahkan di mobil kedua, hal itu akan datang kepada Anda dengan lebih alami."
Artikel Terkait
11 Tahun Tanpa Kabar, Bagaimana Kondisi Legenda F1 Michael Schumacher?
Denis Law, Legenda Manchester United yang Disegani dan Dijuluki The King
Eddie Jordan Pemilik Tim F1 Legendaris Wafat di Usia 76 Tahun, Sempat Besarkan Banyak Pembalap Top
Pembalap Indonesia Julian Johan Bakal Turun Balap di Reli Dakar 2026