Red Sparks menjadi 'beautiful loser' setelah pertandingan ketat melawan Pink Spiders di pertandingan kejuaraan yang berlangsung hingga game ke-5.
Tapi setelah musim berakhir, efek sampingnya datang sekaligus. Pertama, Mega, pemain kuota Asia yang banyak dibicarakan sejak paruh kedua musim, memilih untuk kembali ke Indonesia.
Red Sparks menunjuk Wipawi Sitong dari Thailand sebagai pemain kuota Asia baru pada tanggal 11. Tapi Wipawi saat ini sedang dalam rehabilitasi setelah menjalani operasi ligamen krusiat pada bulan Februari, jadi tidak akan mudah baginya untuk bermain di awal musim.
Baca Juga: Air Jordan 1 Self Expression Sepatu Unik Paling Ikonik, Pas untuk Gaya Hidup Kasual
Bukilic, yang menunjukkan semangat juang setelah kembali dari voli musim semi meski mengalami cedera pergelangan kaki di paruh kedua musim, juga gagal memperbarui kontraknya dengan Jeong Kwan-jang Red Sparks.
Bukilic, yang merasa terbebani oleh pertahanan saat mengambil alih kendali servis di Jeong Kwan-jang, menyatakan niatnya untuk kembali ke liga Eropa dan mencoba lagi sebagai spiker lawan.
Alhasil, Jeong Kwan-jang Red Sparks harus mencari pemain asing baru untuk menggantikan Megawati dan Bukilic dalam draft pemain asing yang akan diadakan di Istanbul, Turki pada 9 Mei.
Pensiunnya Seung-ju Pyo, yang aktif sebagai 'pemain kompensasi yang lebih baik daripada FA', juga merupakan kejutan besar. Seung-ju Pyo memilih untuk pensiun karena ia tidak dapat menemukan titik temu dengan tim selama negosiasi FA selama dua minggu.
Baca Juga: Sengketa Aturan Sponsor, Manchester City Masih Berseteru dengan Premier League
Dengan Mega dan Bukirich yang bertanggung jawab atas penyerangan, skornya hanya 277 poin, tetapi pangsa penerimaan 34,9% dan 3,38 penggalian per set tidak mudah untuk dipenuhi.
Lebih jauh, dengan memilih pensiun daripada transfer, Jeong Gwan-jang kehilangan kesempatan untuk merekrut pemain kompensasi.
Akibatnya, Jeong Gwan-jang Red Sparks pasti akan mengalami kehilangan kekuatan yang sangat besar karena pemain sayap kiri dan kanan Mega, Bukilic, dan Bukirich Pyo akan meninggalkan anggota runner-up kejuaraan musim 2024-2025 pada saat yang sama.
Baca Juga: Kepala Berdarah, Kristaps Porzingis Tunjukkan Mental Baja di Gim 2 Playoff NBA 2026
Secara khusus, jika Jeong Gwan-jang menunjuk spiker yang berlawanan yang akan bertanggung jawab atas pelanggaran dalam draft pemain asing, dua posisi hitter luar harus diisi dengan pemain domestik hingga Wipawi kembali.
Dibandingkan dengan saat Bukilic dan Bukilic Pyo ada di sana, bobot mereka pasti akan turun secara signifikan.
Artikel Terkait
Como Ingin Permanenkan Alex Valle, Siap Tebus Rp 115 Miliar ke Barcelona
Hasil Liga 1: Madura United Redam Arema FC, Iran Junior Cetak Gol Penyelamat
Undian Piala Asia: Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Grup Neraka, Vietnam Diuntungkan
Coppa Italia: Final Pertama Bologna Dalam 51 Tahun, Milan Bertekad Menang Setelah 22 Tahun
Wojciech Szczesny Kalah Dalam Pertarungan Melawan Kebiasaan Merokok