Rencana Berlin Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036 Dikecam, Dinilai Buang Anggaran

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Jumat, 30 Mei 2025 | 20:00 WIB
Rencana Berlin jadi tuan rumah Olimpiade 2036 menuai kritik. Oposisi nilai anggaran lebih baik untuk perbaiki fasilitas olahraga.
Rencana Berlin jadi tuan rumah Olimpiade 2036 menuai kritik. Oposisi nilai anggaran lebih baik untuk perbaiki fasilitas olahraga.

SportlinkNews - Pemerintah Berlin tengah menjadi sorotan publik dan oposisi setelah mengumumkan niat untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade.

Keinginan tersebut diumumkan oleh Menteri Olahraga Berlin, Iris Spranger, pada 27 Mei 2025 lalu.

Pemerintah kota mengusulkan agar Jerman, termasuk Berlin, menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade pada 2036, 2040, atau 2044.

Baca Juga: Debut Manis Lima Pemain Asing Liga 1 yang Berujung Gelar Juara

Konsep yang ditawarkan adalah penyelenggaraan berkelanjutan dengan memanfaatkan fasilitas olahraga yang sudah ada serta pembangunan sarana sementara.

Namun, rencana ini menuai kritik tajam dari Partai Hijau.

Klara Schedlich, salah satu perwakilan partai tersebut, menyebut bahwa dunia olahraga Berlin “tidak akan mendapat keuntungan” dari ambisi menggelar ajang sekelas Olimpiade.

Baca Juga: Hasil Drawing ASEAN Cup U-23 2025: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia

“Jika benar mencintai olahraga, seharusnya investasi dilakukan pada fasilitas olahraga yang layak, bukan mimpi besar Olimpiade,” ujar Schedlich.

Ia menyoroti fakta bahwa Berlin memiliki 55 gedung olahraga yang ditutup karena kerusakan struktural serta sejumlah kolam renang yang tidak bisa digunakan.

Ia juga menambahkan bahwa backlog renovasi fasilitas olahraga di kota ini telah mencapai lebih dari €410 juta atau sekitar Rp7 triliun.

Baca Juga: Atlet Anggar Cut Intan Nabila Kembali ke Arena, Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Menurut Schedlich, pemerintah kota belum memiliki strategi yang jelas untuk memperbaiki fasilitas yang rusak, apalagi untuk menyelenggarakan Olimpiade yang berkelanjutan.

Ia bahkan menuding bahwa acara ini hanya akan berlangsung sementara di lokasi-lokasi wisata, lalu hilang tanpa bekas usai pertandingan selesai.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: insidersport

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X