Inggris Ancam Gugat Roman Abramovich jika Dana Penjualan Chelsea Tak Disalurkan ke Ukraina

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Selasa, 3 Juni 2025 | 23:00 WIB
Inggris desak Abramovich salurkan dana penjualan Chelsea untuk bantuan Ukraina, atau siap tempuh jalur hukum. (X.COM/DD_GEOPOLITICS)
Inggris desak Abramovich salurkan dana penjualan Chelsea untuk bantuan Ukraina, atau siap tempuh jalur hukum. (X.COM/DD_GEOPOLITICS)

SportlinkNews - Pemerintah Inggris menyatakan siap menempuh jalur hukum terhadap mantan pemilik Chelsea FC, Roman Abramovich, apabila dana hasil penjualan klub tersebut tidak segera dialokasikan untuk bantuan kemanusiaan di Ukraina.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh Kanselir Keuangan Inggris Rachel Reeves dan Menteri Luar Negeri David Lammy dalam sebuah pernyataan bersama.

Keduanya mengaku "sangat frustrasi" karena belum ada kesepakatan terkait penyaluran dana sebesar 2,5 miliar poundsterling yang dihasilkan dari penjualan Chelsea pada 2022.

Baca Juga: Kisah Pahit Crystal Palace Usai Juara Piala FA, Terancam Gagal Main di Eropa

"Pemerintah berkomitmen agar dana dari hasil penjualan Chelsea FC digunakan untuk bantuan kemanusiaan di Ukraina, menyusul invasi skala penuh yang dilakukan Rusia."

"Kami sangat kecewa karena hingga saat ini belum tercapai kesepakatan dengan Tuan Abramovich," demikian isi pernyataan tersebut.

Mereka menegaskan bahwa meski pintu negosiasi tetap terbuka, pemerintah siap membawa persoalan ini ke pengadilan agar masyarakat Ukraina yang terdampak perang bisa segera merasakan manfaat dari dana tersebut.

Baca Juga: Harapan Indonesia di Tunggal Putra Menyala, Loloskan Dua Wakil ke-16 Besar

Menurut laporan BBC, pemerintah Inggris ingin memastikan dana 2,5 miliar poundsterling itu digunakan secara spesifik untuk mendukung korban konflik di Ukraina.

Desakan ini disebut semakin menguat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan menghentikan bantuan finansial ke Ukraina tahun ini.

Namun, Abramovich menyampaikan bahwa dana tersebut seharusnya dialokasikan untuk seluruh korban perang di Ukraina, tanpa membedakan pihak.

Baca Juga: Timnas Indonesia Punya 1,3 Persen Peluang Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026

Meski secara teknis uang itu masih miliknya, saat ini ia tidak bisa mengaksesnya karena berada dalam rekening bank Inggris yang dibekukan akibat sanksi.

Pada Maret 2022, Abramovich terkena sanksi dari pemerintah Inggris akibat dugaan hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, klaim yang telah dibantah oleh sang taipan asal Rusia.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: insidersport

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X