SportlinkNews - Presiden Amerika Serikat Donald Trump boleh galak dalam mengeluarkan kebijakan terhadap negara lain. Tapi, tak berkutik dengan FIFA dan IOC.
Baru-baru ini, Presiden Trump mengeluarkan keputusan kontroversial. Ia merngeluarkan larangan perjalanan bagi pelancong yang masuk ke Amerika.
Presiden Donald Trump menandatangani larangan perjalanan baru pada hari Rabu (4/6) waktu setempat, yang menargetkan 12 negara termasuk Afghanistan, Iran, Yaman dan negara tetangga Indonesia, Myanmar.
Baca Juga: Presiden FIFA Gianni Infantino Makin Mesra dengan Donald Trump Demi Kesuksesan Piala Dunia 2026
Trump mengatakan tindakan tersebut dipicu oleh serangan bom api terhadap aksi protes Yahudi di Boulder, Colorado, AS belum lama ini.
Sementara itu, masuknya warga negara Burundi, Kuba, Laos, Sierra Leone, Togo, Turkmenistan, dan Venezuela akan dibatasi sebagian.
Namun, larang tersebut tidak berlaku bagi insan olahraga. Terutama bagi atlet, staf, atau keluarga terkait dengan klub yang berpartisipasi dalam Piala Dunia Antarklub 2025, Piala Dunia FIFA 2026, atau Olimpiade 2028.
Seorang juru bicara FIFA menolak berkomentar ketika ditanya apakah badan pengatur tersebut telah melobi untuk penempatan pengecualian tersebut.
Baca Juga: Donald Trump Menggugat Maine atas Partisipasi Atlet Transgender dalam Olahraga Putri
Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah berusaha keras untuk tampil di depan publik bersama Trump dalam beberapa bulan terakhir, duduk di sebelah presiden pada pertemuan publik pertama gugus tugas Piala Dunia miliknya dan datang terlambat ke Kongres FIFA untuk bertemu Trump selama turnya di Timur Tengah.
Tidak jelas juga apakah "Piala Dunia" yang disebutkan dalam pengecualian tersebut berlaku untuk Piala Dunia 2026 yang melibatkan tim internasional dan Piala Dunia Antarklub 2025, yang akan menampilkan banyak tim klub papan atas dunia di berbagai tempat di seluruh AS tahun ini.
Yang juga tidak jelas adalah apakah larangan tersebut akan memaksa pemain yang berdomisili di AS yang bermain secara internasional untuk negara-negara yang terkena larangan tersebut untuk kembali dari jendela internasional FIFA saat ini lebih awal.
Baca Juga: KONI Pusat Lindungi Atlet dengan Vaksinasi Hepatitis A
Artikel Terkait
Kualifikasi Piala Dunia 2025: Patrick Kluivert Puas dengan Penampilan Timnas, Kombinasi Lokal-Diaspora Lebih Kuat
Yamal Bersinar dalam Pesta 9 Gol, Spanyol Tekuk Prancis di Semifinal Nations League
Tifo Raksasa Kreativitas Suporter Timnas Indonesia Runtuhkan Tembok China
Pacar Jude Bellingham Buka Suara Sejak Bokong Pacar Bintang Inggris Itu Dicubit
Debut Ancelotti Bersama Brasil Ditahan Ekuador