Sedangkan Hendro memberikan masukan yang komprehensif. “KONI ini sudah harus punya inovasi, dari PON ke PON, KONI harus punya data,” katanya.
Berdasarkan data yang dimilikinya, Hendro mempertanyakan kebijakan pembatasan usia atlet terhadap prestasi Indonesia di kancah dunia.
Hendro mengatakan bahwa atlet Indonesia haruslah ditentukan berdasarkan performa dan prestasinya. “Peran KONI sangat dibutuhkan oleh kami para atlet,” tegas Hendro.
Baca Juga: Real Madrid Incar Adam Wharton, Rekomendasi Langsung dari Jude Bellingham
Hendro juga meminta KONI untuk melaksanakan pembinaan termasuk menggelar kompetisi. “KONI aktivator (Eksekutor) dan Kemenpora/Dispora merupakan regulator,” ujarnya.
Yuk gabung channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Super League, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, Sport Science, Culture, Fashion hingga seputar KONI. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
KONI Pusat dan Pelindo Gelar Kompetisi Olahraga Air, Ini Target Utamanya
Kontroversi Permenpora No.14/2024 Dipastikan Tidak Ganggu Agenda KONI Pusat
Resmi Dilantik KONI Pusat, Akuatik Indonesia Rangkul Para Legenda Demi Prestasi
Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 Ditolak, KONI Pusat Gulirkan PON Bela Diri