SportlinkNews - Dokter mengungkap rahasia wajah Cristiano Ronaldo: dari kawat gigi yang menyakitkan hingga suntik botox, operasi hidung, dan rahasia tetap bugar di usia 40 tahun.
"Saya kecil, lemah, dan gigi saya berantakan," Cristiano Ronaldo pernah mengakui tentang dirinya sendiri di usia 18 tahun, ketika ia pertama kali menginjakkan kaki di Old Trafford pada tahun 2003.
Dua dekade kemudian, Ronaldo di usia 40 tahun menjadi "monumen hidup" sepak bola: 5 Bola Emas, kontrak bernilai miliaran dolar, tubuh six-pack yang membuat seluruh dunia kagum.
Baca Juga: Resmi Ronaldo dan Georgina Tunangan, Kapan Rencana Nikahnya?
Ia juga baru saja resmi melamar Georgina Rodriguez dengan cincin berlian raksasa. Tak lagi lemah, tak lagi gigi bengkok - CR7 kini menjadi simbol kesempurnaan.
Namun, untuk mendapatkan penampilan tampan standar seperti saat ini, superstar Portugal ini tak hanya mengandalkan olahraga dan diet ketat.
Menurut Mail Online, seorang dokter kecantikan ternama di New York telah "mengungkapkan" sederet rahasia transformasi CR7.
Baca Juga: Andy Carroll CLBK dengan Lou Teasdale setelah Perpisahan yang Penuh Badai
Hidung yang berubah
Dr. Elie Levine mengatakan bahwa hidung Ronaldo kini lebih ramping dan proporsional dibandingkan saat remaja.
Hal ini menunjukkan bahwa ia mungkin telah menjalani operasi untuk memperbaiki tulang, tulang rawan, dan mempersempit dinding hidung.
Senyum Miliarder
Pada hari pertamanya di Inggris, Ronaldo memakai kawat gigi, giginya tampak berjejal, dan gusinya terlihat jelas. Hanya dalam 2 tahun, CR7 tampil dengan gigi putih bersih, rata, dan lurus berkat veneer porselen.
Namun, bukan itu saja - dokter juga menduga bahwa ia menjalani operasi pengecilan gusi untuk mendapatkan senyum sempurna seperti sekarang.
Dahi berkilau, tulang pipi tinggi, berkelas
Di usia 40 tahun, masih belum ada kerutan, belum ada "kaki gagak"?
Artikel Terkait
Cristiano Ronaldo Puji Viktor Gyokeres, Arsenal Rekrut Pemain Istimewa Senilai 64 Juta Pound
Pemain Top yang Menolak Kewarganegaraan Indonesia Bersinar di Liga Primer Inggris
KONI Sultra Kirim 8 Cabor ke PON Bela Diri, Akhir Agustus Langsung TC
Persis Solo Kembali Dikalahkan Persija, Peter de Roo: Kami Kalah karena Kesalahan Sendiri
Francesco Bagnaia Gagal Finis di Sprint MotoGP Austria 2025, Jorge Lorenzo Sebut Pecundang Besar
Timnas U-17 Indonesia Hadapi Laga Penentuan Kontra Mali di Piala Kemerdekaan 2025