Boanerges juga mengungkapkan beberapa tantangan yang dihadapi selama perlombaan, seperti kondisi jetski yang mengalami sedikit keretakan, serta kondisi perairan Danau Toba yang sulit ditebak.
"Pagi hari itu danau (airnya) flat, tapi siang berubah jadi berombak. Saya tetap berusaha tenang dan fokus untuk bisa tampil maksimal," katanya.
Ke depan, Boanerges memiliki jadwal padat untuk terus mempertahankan prestasinya. Pada 30–31 Agustus 2025, dia akan bertanding di ajang Kejurnas Aquabike Indonesia Championship yang digelar di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.
Sementara, di kancah internasional, pembalap asal Papua Barat itu juga bersiap untuk tampil di ajang bergengsi King’s Cup di Thailand pada Desember 2025 mendatang. "Harapannya bisa terus juara satu dan mempertahankan gelar juara dunia," tambah Boanerges.
Yuk gabung channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Super League, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, Sport Science, Culture, Fashion hingga seputar KONI. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Aquabike Indonesian Championship 2024-2025 Piala Menpora Jadi Batu Lompatan Menuju Aquabike World Championship
Seri Terakhir Aquabike World Championship 2024 Siap Digelar di Danau Toba
Sea-Doo Indonesia Kolaborasi Bersama Kemenpora Bina Atlet Jetski Berbakat
Seri Pembuka Aquabike Indonesian Championship 2025 di Jepara, Boanerges Jadi Kampiun Endurance GP1