Tanpa Menpora, Haornas ke-42 Tetap Meriah dan Sarat Pesan Kebangsaan

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 10 September 2025 | 05:30 WIB
Wamenpora, Taufik Hidayat menyampaikan sambutan di puncak peringatan Haornas 2025 di GOR POPSKI, Cibubur Training Center, 9 September 2025. (ISTIMEWA)
Wamenpora, Taufik Hidayat menyampaikan sambutan di puncak peringatan Haornas 2025 di GOR POPSKI, Cibubur Training Center, 9 September 2025. (ISTIMEWA)

SportlinkNews - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 digelar sederhana di GOR POPSKI, Kawasan Cibubur Youth Training Center, Senin kemarin, 9 September 2025.

Acara berlangsung tanpa kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), menyusul pencopotan Dito Ariotedjo oleh Presiden Prabowo Subianto dua hari lalu.

Meski posisi Menpora masih kosong, perayaan tetap berjalan meriah dengan format lebih ringkas. Sejumlah agenda utama seperti pemberian penghargaan dan peresmian pusat pelatihan pemuda di Cibubur dipangkas dan dijadwalkan ulang setelah Menpora baru terpilih.

Baca Juga: Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Cahya Supriadi Minta Maaf ke Suporter, Titip Harapan pada Timnas Senior

Wakil Menpora, Taufik Hidayat dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjadikan olahraga sebagai budaya nasional. Menurutnya, Haornas kali ini semakin bermakna karena bertepatan dengan momentum 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

"Haornas mengingatkan kita bahwa olahraga bukan hanya aktivitas jasmani, melainkan gerakan kebangsaan yang mempersatukan rakyat, membangun karakter, serta menumbuhkan daya juang bangsa," ujar Taufik.

Ia menekankan, tema peringatan tahun ini "Mempersatukan Indonesia Melalui Olahraga" harus dimaknai luas, bukan sekadar soal prestasi, tetapi juga memperkokoh persatuan bangsa.

Baca Juga: Vanenburg: Fisik Jadi Kendala Utama Timnas U23 Hadapi Korea

Nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan penghargaan terhadap lawan, menurut Taufik, layak dijadikan teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Taufik juga mengajak pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat pembangunan olahraga sejak dini.

Upaya tersebut mencakup penyediaan fasilitas dasar di sekolah, ruang olahraga publik minimal satu di setiap kecamatan, hingga pengembangan sport science dan industri olahraga sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Baca Juga: Lionel Messi Absen, Franco Mastantuono Siap Unjuk Gigi Lawan Ekuador

"Event olahraga tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga peluang untuk membangkitkan pariwisata, UMKM, dan lapangan kerja," tegas peraih medali emas Olimpiade Athena itu.

Dalam kesempatan itu, Taufik turut menyampaikan apresiasi kepada Menpora periode 2023–2025, Dito Ariotedjo, atas dedikasi dan kebijakannya.

Ia menilai, sejumlah program yang digagas Dito telah memberikan dampak positif bagi atlet, pelatih, maupun ekosistem olahraga nasional.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X