SportlinkNews - Gelombang penolakan terhadap Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 14 Tahun 2024 kian menguat.
Aliansi Penyelamat Olahraga (APO) menilai aturan tersebut berpotensi menyeret olahraga nasional ke jurang krisis, bahkan hingga ancaman pembekuan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).
APO menggelar aksi demonstrasi damai di depan kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9) siang WIB.
Tuntutan utama mereka jelas, yakni cabut segera Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 karena dinilai bertentangan dengan Olympic Charter.
Sekretaris Jenderal APO, La Ode Aindo, menegaskan tujuan aksi adalah menyelamatkan masa depan olahraga Indonesia. Ia tak mau olahraga Tanah Air rusak karena adanya aturan tersebut.
"Kami datang melakukan demonstrasi damai untuk meminta Kemenpora mempertegas substansi pada Permenpora Nomor 14 Tahun 2024. Dari hasil eksaminasi, kami menemukan adanya norma yang saling bertentangan. Ini bahaya sekali karena dapat berimplikasi pada pembekuan olahraga di Indonesia,” kata La Ode Aindo.
"Permenpora itu bertentangan dengan International Olympic Charter yang sudah diratifikasi menjadi peraturan perundang-undangan,” La Ode menambahkan.
Kepala Bagian Hukum APO, Rian Hidayat, menyoroti posisi Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat. Ia menilai eks pebulu tangkis tersebut turut mendukung regulasi bermasalah itu karena telah disahkan sejak 18 Oktober 2024.
“Ya tentu, karena menurut kami dia adalah representasi Menpora. Kita ketahui beliau mantan atlet, tapi ketika berada di posisi strategis justru mendukung peraturan ini. Artinya secara tidak langsung Pak Taufik Hidayat ikut mendukung regulasi itu," kata Rian.
Baca Juga: Piala Presiden 2026 Siap Jadi Piala FA Indonesia, Begini Penjelasan Erick Thohir
Kondisi politik menambah pelik situasi setelah kursi Menpora saat ini kosong setelah Dito Ariotedjo terkena reshuffle kabinet pada Senin (8/9).
Meski demikian, massa aksi tetap menuntut Taufik Hidayat segera bersikap, mulai dari mencabut Permenpora hingga mempertimbangkan opsi mundur dari jabatannya.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Kesulitan Bongkar Tembok Lebanon, Begini Tanggapan Kluivert
Olahraga Satukan Kita, KONI Depok Sambut Haornas 2025
Kabar Baik dari FIFA, Ranking Timnas Indonesia Naik, Vietnam Ketar Ketir
Jalani Latihan Perdana Andrew Jung Baru Ngeh Kalau Persib Klub Besar di Indonesia
Miliano Jonathans Ungkap Rasa Bangga Usai Debut Bersama Timnas Indonesia