Mengenal Abdul Hamid BKN, Tokoh Muhammadiyah yang Membidani Kelahiran PSSI

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:14 WIB
Abdul Hamid BKN, tokoh Muhammadiyah yang membidani kelahiran PSSI (penjedar.com)
Abdul Hamid BKN, tokoh Muhammadiyah yang membidani kelahiran PSSI (penjedar.com)

SportlinkNews - PSIM Yogyakarta kembali tampil dalam kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional yang kini bernama Super League. Di musim 2025/26 ini PSIM tampil sebagai tim promosi setelah pada musim lalu tampil sebagai kampiun di Liga 2.

Meski menjadi tim promosi, namun sejatinya PSIM Yogyakarta merupakan salah satu klub senior yang mendukung lahirnya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia alias PSSI pada 19 April 1930. Saat itu masih memakai nama PSM Yogya.

Pendirian PSSI mendapat dukungan kuat dari tujuh klub sepak bola Bumiputra, yakni Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB/Persebaya), Voetbal Indonesische Jakarta (VIJ/Persija), Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (BIVB/Persib), Persatuan Sepakbola Mataram (PSM Yogya), Voerslandsche Voetbal Bond (VVB/Persis Solo), Madioensche Voetbalbond (VVB), dan Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM/PPSM Magelang).

Baca Juga: Jepang Kecewa dan Protes Keras AFC, Siap Bikin Federasi Asia Timur

Ketua pertama PSSI adalah Ir. Soeratin Sosrosoegondo, dengan Wakil Ketua sekaligus Bendahara Pertama PSSI dipercayakan kepada Abdul Hamid Bin Kartoirono atau lebih dikenal sebagai Abdul Hamid BKN.

Dalam satu tayangan siniar di TVMU Jogja, Sekretaris Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) PP Muhammadiyah, Fajar Junaedi menyebutkan, Abdul Hamid BKN merupakan kader Muhammadiyah dan santri Kiai Ahmad Dahlan.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini menjelaskan, Abdul Hamid BKN merupakan bendahara pertama PSSI – sekaligus menjadi tokoh awal yang ikut membesarkan PSSI.

Baca Juga: Jelang Duel Liverpool vs Manchester United, Ini Data dan Fakta Penting yang Perlu Diketahui

“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Bendahara pertama PSSI itu namanya Pak Abdul Hamid BKN. Pak Abdul Hamid ini juga pernah menjadi salah satu pimpinan di pusat Muhammadiyah,” kata Fajar Junaedi dalam siniar yang tayang pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Sementara itu, dalam Ensiklopedia Muhammadiyah Jilid I halaman 76 disebutkan, Abdul Hamid BKN merupakan kader dan santri langsung dari Kiai Ahmad Dahlan.

Abdul Hamid bersama KR H. Hajid, H. Sujak, H.M Mochtar, H. Wasool Jakfar, dan lain-lain tergabung dalam Fathul Asrar wa Miftahus Sa’adah (FAMS). Abdul Hamid juga aktif dalam gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW).

Baca Juga: Hadapi Manchester United, Pelatih Liverpool Arne Slot: Kami akan Mempersulit Tim Lawan Mencetak Gol

Tak hanya itu, ketika periode kepemimpinan Pengurus Besar Muhammadiyah 1937-1942 dirinya dipercaya untuk menjadi Bendahara PB Muhammadiyah, yang saat itu ketuanya adalah Mas Mansur.

Di dunia sepak bola, Abdul Hamid BKN aktif sebagai pemain Persatuan Sepakbola Hizbul Wathan (PSHW) yang berada di bawah naungan Muhammadiyah.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Model Terpanas Ivana Knoll Jebol gawang Inggris

Kamis, 4 Juni 2026 | 08:02 WIB
X