Meskipun Strauss bunuh diri pada tahun 2005, skandal tersebut membuat OSU menghadapi ratusan tuntutan hukum.
Pada tahun 2022, universitas tersebut setuju untuk membayar lebih dari $60 juta sebagai kompensasi kepada para korban—tetapi bagi banyak orang, keadilan datang terlambat.
Insiden tersebut mengirimkan gelombang kejut ke seluruh Amerika Serikat, sebagian karena kebisuan sistemik dalam olahraga perguruan tinggi, di mana reputasi dan prestasi seringkali diutamakan daripada keselamatan atlet.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 2025: AS dan Austria Melesat, Uganda Ukir Sejarah di Doha
Setelah skandal tersebut, pemerintah AS mewajibkan universitas untuk menetapkan prosedur pengungkapan pelanggaran yang jelas dan independen dalam program atletik mereka.
Artikel Terkait
Jelang Man City vs Liverpool, Pep Guardiola Kenang Rivalitas Epik dengan Juergen Klopp
Wakil Terakhir Indonesia, Raymond/Nikolaus Tembus Final Korea Masters 2025
Chelsea 3 Wolves 0: The Blues Naik Ke Posisi Kedua, Tim yang Berjuang Tanpa Manajer Kini Terpaut Delapan Poin
PSSI Terima Sanksi Terberat Ketiga di Dunia dari FIFA, Thom Haye dan Shayne Diskorsing
Gol Telat Matthijs de Ligt Selamatkan Manchester United di Kandang Tottenham