SportlinkNews - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menyambut kunjungan Presiden Korean Sport & Olympic Committee (KSOC), Ryu Seung-min, di kantor NOC Indonesia, Jakarta, Jumat (9/1). Kunjungan ini menjadi bagian dari diplomasi olahraga antara Indonesia dan Korea Selatan untuk memperkuat kerja sama serta pengembangan olahraga di kedua negara.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat, yang juga menjabat Wakil Ketua Umum I PP PBSI.
Momen ini menarik karena mempertemukan dua peraih medali emas Olimpiade Athena 2004. Taufik di bulu tangkis dan Ryu di tenis meja.
Baca Juga: John Herdman Diberi Wewenang Penuh Tentukan Asisten Lokal di Timnas Indonesia
Okto, menekankan kunjungan Ryu merupakan kelanjutan dari persahabatan lama. Termasuk sejak pertemuan mereka di Olimpiade Paris 2024.
“Saya menerima kunjungan dari Presiden NOC Korea yang juga merupakan peraih medali emas Olimpiade cabang tenis meja. Ia adalah juara Olimpiade pertama yang kemudian menjadi Presiden NOC, sekaligus Presiden NOC termuda di Korea Selatan,” kata Okto.
Okto menambahkan, komunikasi dan diskusi terkait pengembangan olahraga antara Indonesia dan Korea Selatan sudah berlangsung cukup lama.
Baca Juga: Resmi! Antoine Semenyo Berseragam Manchester City
“Persahabatan kami sebenarnya sudah terjalin sejak lama, dan kami sempat berdiskusi dengan sangat baik ketika bersama di Paris. Saat itu, Presiden Ryu menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke Indonesia suatu hari nanti, dan kali ini beliau benar-benar mewujudkannya,” ucapnya.
Dalam pertemuan itu, Okto menyoroti keberhasilan Korea Selatan membangun prestasi olahraga melalui sistem pembinaan yang kuat, khususnya cabang panahan, taekwondo, dan tenis. Ia menilai pengalaman tersebut bisa menjadi acuan bagi pengembangan olahraga Indonesia.
Salah satu topik penting yang dibahas adalah kerja sama di bidang olahraga musim dingin. Okto menekankan bahwa kolaborasi internasional menjadi kunci membuka peluang baru bagi atlet Indonesia.
Baca Juga: Hasil Super League: Dua Gol Persita Tundukkan Borneo FC di Indomilk Arena
“Pengembangan olahraga musim dingin menjadi salah satu topik utama yang akan kami lanjutkan setelah ini. Untuk cabang indoor tentu kita bisa membangun fasilitasnya, tetapi untuk cabang outdoor, kita perlu mencari peluang kerja sama, seperti yang ditawarkan oleh sahabat kami dari Korea,” ujarnya.
Okto menyampaikan kerja sama ini akan memberikan kesempatan bagi atlet Indonesia untuk mendapatkan pelatihan berkualitas.
Artikel Terkait
Dikeluarkan dari Keanggotaan NOC Indonesia, Pertina Tidak Boleh Ikut Multievent Internasional
Olahraga Balap Unta dan Piring Terbang Masuk Anggota Baru NOC Indonesia
NOC Indonesia Gelar OMIA 2025, Ajak Masyarakat Rasakan Energi Olimpiade
Kemenpora Dukung NOC Indonesia dan PB Persani Menolak Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik
SEA Games 2025: Lima Laporan Masuk, NOC Indonesia Nilai Awareness Safeguarding Atlet Mulai Terbangun