SportlinkNews - Cabang olahraga para renang menjadi salah satu penyumbang awal medali emas bagi kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand.
Sejumlah atlet tampil meyakinkan di kolam renang 80th Birthday Anniversary Stadium, membuktikan kesiapan mereka menghadapi persaingan ketat Asia Tenggara.
Bayu Putra Yuda menjadi pembuka kran emas dari sektor para renang. Atlet asal Jambi itu tampil dominan pada nomor Men’s 200 meter Freestyle kelas S10.
Baca Juga: Diperkenalkan Raul Fernandez dan Ai Ogura, Trackhouse Bawa Dua Livery Istimewa untuk MotoGP 2026
Dengan penguasaan ritme yang matang sejak awal lomba hingga finis, Bayu berhasil mengungguli para pesaing, termasuk wakil tuan rumah yang selama ini menjadi rival beratnya.
Tak hanya naik podium tertinggi, Bayu juga mencatatkan sejarah baru dengan menorehkan rekor ASEAN Para Games di nomor tersebut.
Catatan waktu 2 menit 18 detik menjadikannya pemegang rekor pertama, seiring nomor 200 meter gaya bebas S10 yang baru dipertandingkan di edisi Thailand.
Baca Juga: Beban Status Tunggal Putri Utama, Putri KW Gagal Tembus Perempat Final Indonesia Masters 2026
"Alhamdulillah, dan ini pertandingan pertama di 200 gaya bebas dan alhamdulillah bisa mendapatkan emas dan memecahkan rekor," ujarnya usai pertandingan di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Kamis, 22 Januari 2026.
"Sebelumnya nomor belum pernah dipertandingkan jadi ini dibuka dan saya pemegang rekornya langsung," imbuhnya.
Bagi Bayu, keberhasilan ini bukan semata soal kecepatan, tetapi juga pengendalian diri. Nomor jarak menengah menuntut konsistensi dan kesabaran, dua aspek yang menurutnya menjadi kunci kemenangan di laga final.
Baca Juga: Seleksi Tahap Pertama Timnas Sepak Bola Mini Indonesia Jaring 24 Pemain Terbaik
Dukungan keluarga, terutama istri dan anak, menjadi sumber motivasi utama dalam menuntaskan perjuangan di kolam.
Tak berselang lama, medali emas kembali datang melalui Januari, perenang muda asal Pontianak, Kalimantan Barat. Turun di nomor Men’s 200 meter Freestyle S5, Januari tampil lepas meski datang tanpa beban target emas dari tim pelatih.
Kepercayaan diri yang terjaga membawanya mencatatkan waktu terbaik 2 menit 49,83 detik, mengungguli atlet Malaysia dan Thailand.
Baca Juga: Trofi Piala Dunia Singgah di Jakarta, Warga Antusias Menyambut
"Sebenarnya yang terpenting adalah bisa meraih medali dan menampilkan performa terbaik untuk Indonesia. Tadi saya sempat gugup, tetapi tetap yakin hingga akhirnya berhasil meraih emas yang menjadi target pribadi," imbuhnya.
"Terima kasih atas doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia," tambah atlet yang merupakan anak ke-6 dari 9 bersaudara tersebut.
Emas ini memiliki arti khusus bagi Januari. Setelah pada ASEAN Para Games Kamboja 2023 hanya mampu membawa pulang tiga medali perak, pencapaian di Thailand menjadi emas pertamanya di ajang multi-event internasional.
Hasil tersebut sekaligus menandai peningkatan signifikan dalam performanya di level regional.
Keberhasilan Bayu dan Januari mempertegas posisi para renang sebagai salah satu andalan Indonesia di ASEAN Para Games 2025. Indonesia masih berpeluang menambah medali emas dari nomor lainnya yang dipertandingkan.
Artikel Terkait
Bidik Juara Umum, Para Angkat Berat Indonesia Siap Hadapi Tekanan Tuan Rumah Thailand di ASEAN Para Games 2026
Strategi Balik Layar Tim Indonesia di ASEAN Para Games 2025: Dapur Khusus Demi Performa Atlet
Kemenangan Perdana Jadi Modal Tim Sepak Bola Cerebral Palsy Indonesia di ASEAN Para Games 2025
Meski Tersungkur, Tim Basket Kursi Roda 3x3 Indonesia Tetap Optimis Raih Perunggu ASEAN Para Games 2026
Menpora Erick Suntikkan Semangat Atlet Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand