Usai Menang di Reli Dakar, Audi Hadapi Sanksi Denda Rp12,7 Miliar

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Sabtu, 16 Maret 2024 | 11:17 WIB
Aksi mobil balap listrik Audi RS Q e-Tron di Reli Dakar 2024. (Dakar,com)
Aksi mobil balap listrik Audi RS Q e-Tron di Reli Dakar 2024. (Dakar,com)

SportlinkNews - Kemenangan Audi Motorsport di ajang reli terganas di dunia, Reli Dakar 2024, memang sangat fantastis. Tahun ketiga berlaga di Reli Dakar dengan kendaraan listrik Audi RS Q e-Tron Audi langsung naik podium utama dengan pembalap Carlos Sainz Sr.

Ya, Audi memang terobsesi untuk menunjukkan kehebatannya dalam urusan balap menggunakan kendaraan listrik. Audi RS Q e-Tron di Dakar merupakan proyek besar Audi. Tidak disebutkan berapa besar investasi Audi di proyek ini.

Sayangnya, usai meraih podium utama di Reli Dakar, Audi menyatakan mundur dari reli tersebut dan menyatakan akan fokus pada event balap lainnya yaitu Formula 1. Audi tidak hanya mundur tapi juga akan menutup proyek tersebut.

Alhasil dengan mundurnya Audi, pabrikan tersebut juga tidak bisa mengikuti empat event yang tersisa di kalendar W2RC yang telah disepakati sebelumnya oleh Audi.

Baca Juga: Agenda Balap Sirkuit Sentul Sepanjang 2024

W2RC merupakan paket balap reli yang meliputi Reli Dakar, Abu Dhabi Desert Challenge, BP Ultimate Rally Aid, Desafio Ruta 40, dan Rallye du Maroc.

Rupanya, mundurnya Audi dari W2RC tersebut berbuntut panjang. Pabrikan mobil Jerman ini bakal menghadapi sanksi denda hingga 750.000 Euro atau sekitar Rp12,7 miliar dari FIA berdasarkan pasal 3.4.3 of the FIA Cross-Country Rally Sporting Regulations.

Terkait sanksi yang bakal diterima Audi, juru bicara Audi mengatakan, "Kami mengajukan banding dan tidak akan berkomentar lebih jauh mengenai masalah ini karena ini adalah prosedur yang sedang berlangsung."

Sebelumnya, Audi menjelaskan kurangnya suku cadang Audi RS Q e-Tron sebagai alasan utama menghentikan program reli mereka sebelum waktunya.

Mereka mengklaim bahwa waktu tunggu untuk beberapa suku cadang mencapai dua tahun, dan mereka telah menghabiskan lebih banyak komponen daripada yang diperkirakan selama dua edisi terakhir Dakar.

Audi RS Q e-Tron Reli Dakar dikendarai pereli Carlos Sainz dan Lucas Cruz. (Dakar.com)

“Audi mengakhiri proyek reli sesuai rencana setelah partisipasi ketiganya di Reli Dakar, dan pertimbangan kemungkinan partisipasi dalam Kejuaraan Reli Dunia 2024 telah ditolak,” kata Audi dalam sebuah pernyataan.

“Setelah konsumsi suku cadang yang sangat tinggi pada Dakar 2023, program pengujian yang sangat intensif pada tahun 2023 dan kerusakan yang terjadi, serta Reli Dakar 2024 yang sangat berat, sebagian besar suku cadang prototipe telah habis digunakan seperti yang ditunjukkan oleh analisis menyeluruh," lanjutnya.

Baca Juga: Update PON XXI 2024 Aceh-Sumut, Progres Venues Sudah 50 Persen

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X