Tepatnya saat semua pemain inti Red Sparks dicadangkan, dan Koo Hee jin menurunkan skuad lapis ketika menghadapi AI Peppers.
Melihat kembali pertandingan pertama, pelatih Pink Spiders Marcello Abondanza berkata, “Performa itu penting, tapi kemenangan adalah yang paling penting,” dia berkata.
Red Sparks sukses merebut set pertama dengan serangan aktif Giovanna Milana (Gia) dan Megawati Hangestri, sesuai harapan pelatih Koo Hee-Jin. Setelah berjuang sengit di set kedua, mereka selangkah lebih dekat untuk memenangkan game kedua dengan skor 25-23.
Momentum Pink Spiders juga kuat. Berkat penampilan Kim Yeon-kyung yang mencetak 10 poin di set ketiga, mereka memulai serangan balik dengan skor 25-20. Namun Red Sparks kembali mengganas di set keempat dengan memantik kemenangan 25-15.
Gia dan Megawati menjadi protagonis Red Sparks. Keduanya menghasilkan 55 poin dan Sein Kim mencetak 9 poin. Gia- outsode hitter asal Amerika koleksi poin terbanyak 30 dan Megawati 25.
Di sisi lain, Pink Spiders tak mampu menjaga momentum di game pertama, meski Ratu Voli Korea Kim Yeon-kyung mencetak 22 poin, Willow (11 poin), dan Raina (10 poin).
Disinggung soal kejutan Red Sparks memainkan Kim Se-in, pelatih Pink Spiders itu mengakui tak bisa menemukan solusi untuk mengatasi, baik secara defend dan penyerangan.
"Saya tidak bisa beradaptasi menemukan skema yang tepat untuk bisa beradaptasi dengan masuknya Se-in."*
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik, Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye Siap Debut
Hasil Final Swiss Open 2024: Sempat Lewati 10 Kali Deuce, Fikri/Bagas Gagal Juara
Pembalap Wanita Spanyol Kuasai Laga Pembuka MXW 2024
Alvaro Bautista Rebut Podium Utama Race 2, Hempaskan Bulega dan Razgatlioglu