SportlinkNews - Indonesia memastikan 9 atlet yang akan bertanding ke Olimpiade Paris 2024. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesai (KOI Indonesia/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari di Jakarta, (28/3/2024).
Okto menjelaskan, saat ini NOC Indonesia masih menunggu atlet-atlet lain yang masih mengikuti kualifikasi.
"Kita ada tambahan dari atletik yaitu Lalu Muhammad Zohri (100 meter putra) dan Odekta Elvina Naibaho (nomor marathon)," kata Okto.
Baca Juga: Menko PMK Minta Renovasi Pembagunan SHB Digeber
Okto menjelaskan atlet yang lolos kualifikasi saat ini terus menjalani latihan dan yang saat ini masih mengikuti kualifikasi masih terus berjuang, seperti balap sepeda, panahan, angkat besi, boxing.
"Dinamikanya masih terus berjalan. Kita memberikan support yang maksimal supaya banyak atlet-atlet kita yang lolos kualifikasi. Badminton juga masih ada potensi di ganda campuran dan ganda putera," ungkapnya.
Untuk atletik, jelas Okto, memang mendapatkan wildcard. "Dari beberapa yang terpilih akhirnya PASI memilih Zohri dan Odekta," ungkap Okto.
"Yang lainnya masih kita tunggu, mungkin dari akuatik. Tapi yang kompetisi juga masih jalan seperti judo, menembak juga," papar Okto.
Terkait target yang akan diberikan kepada kontingen Olimpiade Indonesia, Okto tidak mau gegabah. Sebab menurutnya proses kualifikasi masih terus berjalan.
"Sampai bulan Juni masih ada proses kualifikasi. Sehingga kalau bicara target saya juga nggak mau prematur," jelas Okto.
"Kita belum bisa membuat hitung-hitungan sampai semua cabor selesai melakukan kualifikasi. Begitu proses kualifikasi ditutup bulan Juni baru kita evaluasi semuanya perhitungan terakhir potensi medali," ungkapnya.
Baca Juga: Menpora Dito Berharap Indonesia Bikin Kejutan dan Ukir Sejarah Baru di Olimpiade
Okto menambahkan, semua cabang olahraga yang lolos kualifikasi tentunya punya strategi khusus untuk melihat langsung siapa kompetitor-kompetitor terbesar.
"Contoh dari panahan, tantangan terbesarnya berasal dari Korea. Yang paham hal itu tentunya dari masing-masing cabang olahraga," jelasnya.
Artikel Terkait
Teori Atribusi dalam Psikologi Olahraga
Pengertian Beep Test dan Manfaatnya Bagi Performa Atlet
Lima Pabrikan Motor yang Mendulang Sukses di MotoGP