“Kami mengeksekusi lebih baik dari bentuk latihan kami tetapi jalan kami masih panjang untuk mengejar ketertinggalan dari perenang senior papan atas," ujar Guo Muxi.
Baca Juga: Juara Kejuaraan Dunia, Rizky Juniansyah Raih Tiket ke Olimpiade 2024 Paris
“Kami sangat familiar dengan kolam Water Cube dan sudah berkali-kali berlatih dan berkompetisi di sini. Rasanya seperti mudik. Tapi berkompetisi di Piala Dunia membuat saya berbeda dan gugup,” tambah Muxi.
Akrobatik Tim
Dengan musik Night on Bald Mountain, tim Kazakhstan menampilkan balet menawan mereka di kolam renang, memenangkan medali emas pertama mereka di leg pembukaan Piala Dunia dengan 213.7801.
Baca Juga: NOC Indonesia: Cita-cita Kita di Olimpiade Paris Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
“Kami sangat menyukai plot dan musik filmnya. Kami senang dengan penampilan kami dan medali emasnya,” kata Eteri Kakutia anggota tim Kazakhtan.
Timnas Cina menempati posisi kedua dengan nilai 205.0300. Sementara Australia mengantongi medali perunggu dengan penampilan mereka yang menawan.
“Sebagai perenang artistik muda, kami menunjukkan kekuatan kami di Piala Dunia. Kami belajar banyak tetapi juga melakukan beberapa kesalahan," aku perenang Cina Wu Jingyan.
Baca Juga: Juara Tour de France Jonas Vingegaard Terlibat Kecelakaan Mengerikan di Itzulia Basque
"Saya yakin berkompetisi di ajang tingkat tinggi adalah pengalaman berharga yang dapat menginspirasi kami untuk membuat kemajuan selangkah demi selangkah," ujarnya.
Bagi atlet Australia, persaingan di venue Piala Dunia sebagai persiapan untuk menghadapi Olimpiade Paris mendatang.
"Kami semua menyukai Water Cube dan kolam renang disini. Ini akan menjadi pengalaman luar biasa bagi kami dalam persiapan Olimpiade Paris dengan berkompetisi di Piala Dunia," ujar Kiera Walsh Gazzard.
Baca Juga: FIFA Ajak Seluruh Negara Anggota Perangi Match Fixing di Sepak Bola
"Kami telah berlatih sangat keras sejak tahun lalu dan menantikan untuk berkompetisi di Paris," katanya.
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik Dibalik Kualifikasi Formula 1 GP Jepang di Suzuka
Jadwal Lengkap Proliga 2024, Megawati dan Gia Tampil Pertama
Balap Sepeda Paris-Roubaix Lintasi Trek Berbatu Sejauh 55,7 Km
BAC Cina Tantangan Atlet Bukutangkis Indonesia Menuju Olimpiade 2024 Paris