Menurut Dadang, di Olimpiade Paris 2024 untuk cabang balap sepeda disiplin track endurace ada tiga nomor yang diperlombakan, yaitu team pursuit, madison dan omnium.
Dari tiga nomor tersebut, terdapat 10 kuota negara yang lolos di team pursuit, 15 negara di nomor medison dan 22 negara untuk nomor omnium.
Baca Juga: Piala Asia U-23 Korsel 1 Jepang 0: Sama-Sama Menghindari Qatar
“Pola pengambilan kuotanya adalah, dari 10 negara yang lolos di team pursruit, mereka punya hak untuk turun di madison dan omnium. Dari 15 kuota nomor madison, 10 diambil dari team pursuit ditambah 5 dari kualifikasi khusus di madison,” sebutnya Dadang.
“Sedangkan untuk Omnium, 10 kuota diambil dari 10 team pursuit yang sudah lolos, ditambah 5 negara yang lolos kualifikasi khusus dari madison, plus 7 negara yang lolos melalui kualifikasi khusus di nomor omnium,” imbuhnya.
Lolosnya Bernard Benyamin van Aert membuat Tim Indonesia sejauh ini secara resmi sudah meloloskan 11 atlet dari 8 cabang olahraga ke Olimpiade 2024 Paris.
Selain Bernard, ada dua atlet dari panahan, Fathur Gustafian dari menembak, Rifda Irfanaluthfi di nomor all araound senam, Rio Waida dari cabor surfing, Rahmad Adi Mulyono dan Desak Made Rita Kusuma Dewi dari sports climbing, dua atlet angkat besi, Eko Yuli Irawan (61kg) dan Rizky Juniansyah (73kg) dan Memo dari rowing.
Sejumlah cabor juga berpeluang menambah jumlah atlet Tim Indonesia di Paris 2024, seperti bulutangkis, angkat besi, kano, rowing, atletik, renang, judo panjat tebing dan sepak bola yang sampai saat ini masih berjuang untuk meraih tiket ke Paris 2024.
Artikel Terkait
Australia Usulkan 3 Wilayah Jadi Tuan Rumah Piala Asia Wanita AFC 2026, Kultur Sepak Bola Wanita Makin Kuat
Depresi pada Pemain Sepak Bola yang Sudah Pensiun, Sebuah Tantangan Laten yang Marak Terjadi
Thailand Keok, Cuma Timnas U-23 Indonesia dan Vietnam Wakil ASEAN di Piala Asia U-23 2024
Adidas Jadi Tuan Rumah Euro Style Cup 24
Podium Perdana di WorldSBK Belanda, Pembalap Yamaha Remy Gardner Mengaku Sempat Frustasi