Insiden Tabrakan Maut di GP Monaco, Sergio Perez Masih Tetap di Skuad Red Bull Racing

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Selasa, 28 Mei 2024 | 13:42 WIB
Pembalap Red Bull Sergio Perez usai mengalami insiden tabrakan di GP Monaco 2024. (Red Bull Content Pool)
Pembalap Red Bull Sergio Perez usai mengalami insiden tabrakan di GP Monaco 2024. (Red Bull Content Pool)

“Jelas kami perlu memastikan bahwa kedua mobil kami mencetak poin, karena kami tidak bisa mengabaikan ancaman Ferrari dan McLaren di kejuaraan tersebut."

“[Tetapi] dalam enam balapan pertama, dia sangat kuat, lolos di barisan depan dan finis kedua dan ketiga serta mencetak hasil dengan sangat baik."

"Kami hanya perlu kembali ke posisi percaya diri dan tidak melihat penurunan,” tambahnya.

Baca Juga: F1 GP Monaco: Charles Leclerc Klaim Kemenangan di Monaco, Max Verstappen Tidak Berdaya

Ketika ditanya apakah kesulitan yang dialami Perez baru-baru ini mengubah waktu pengambilan keputusan untuk tahun depan.

Horner menjelaskan, “Tidak juga. Saya pikir ini lebih pada waktu kita. [Kami] akan membuat keputusan tepat pada waktunya.”

Meskipun tidak jelas kapan Red Bull akan mengumumkan kesepakatan baru, penasihat F1 Red Bull Helmut Marko menyarankan agar semuanya sudah siap di GP Spanyol.

Baca Juga: FIA Terapkan Peraturan Baru di Antrean Pitlane F1 Demi Menghindari Masalah

“Saya pikir di Barcelona kita harus memiliki gambaran yang jelas. Menurut saya, kita sendiri seharusnya sudah memiliki gagasan yang jelas saat itu,” ujarnya.

Ditanya apakah Perez berada di posisi terdepan untuk kursi tersebut, Marko menjawab, “Saya tidak akan mengatakan posisi terdepan, tapi dia berada dalam posisi yang bagus.”

Konfirmasi mengenai masa depan Perez akan berdampak pada pasar pembalap, karena hal ini akan menjelaskan kepada Sainz bahwa dia tidak perlu berharap untuk mendapatkan kursi di Red Bull.

Baca Juga: Grand Prix Monaco: Sirkuit Jalanan yang Penuh Tantangan untuk Ditaklukan Pembalap F1

Itu akan membuat Sainz harus memutuskan antara dua pilihan yang ada di mejanya: berkendara di Sauber yang akan berlanjut hingga era Audi, atau beralih ke Williams.

Memilih kedua skuad tersebut tidaklah mudah karena keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Untuk daya saing jangka pendek, Williams tampaknya menjadi pilihan yang lebih baik – dan juga dapat menawarkan fleksibilitas kepada Sainz jika ia ingin mempertahankan dirinya di pasar pada tahun 2026.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X