SportlinkNews - Juara Grand Slam tenis empat kali Naomi Osaka dipastikan bakal turun laga di Olimpiade Paris 2024. Hal itu berdasarkan pengumuman dari Asosiasi Tenis Jepang.
Mantan petenis nomor satu dunia itu terpilih bersama mantan finalis AS Terbuka Key Nishikori untuk mewakili Jepang di Paris. Olimpiade Paris akan menjadi Olimpiade kedua bagi Osaka.
Osaka sebelumnya berkompetisi di pertandingan kandangnya di Tokyo 2020 yang diadakan pada tahun 2021, di mana ia mendapatkan kehormatan menyalakan api Olimpiade di upacara pembukaan.
Baca Juga: Bagaimana Tenis Menjadi Olahraga Favorit Fashion
Petenis berusia 26 tahun yang saat ini berada di peringkat 125, dianugerahi peringkat khusus dari Federasi Tenis Internasional dan juga memenuhi syarat sebagai mantan pemenang Grand Slam, kata Japan Tennis Association (JTA).
Osaka memang masih menyimpan keinginan kuat untuk berkompetisi di Olimpiade Paris 2024. Hal tersebut diungkapkannya pada April lalu saat berbicara di Billie Jean Cup di Tokyo.
“Saya ingin sekali bermain. Saat tumbuh besar dengan menonton Olimpiade di TV, saya merasa itu adalah perayaan olahraga," katanya.
Baca Juga: Tim Balap Sepeda Amerika Bidik 10 Medali Emas Olimpiade Paris 2024
“Saya pikir ini menyatukan semua orang dan bisa menjadi atlet di sana dan berinteraksi dengan atlet lain adalah salah satu hal paling lucu yang pernah saya lakukan."
"Saya memiliki ambisi yang tinggi terhadap diri saya sendiri dan saya harap saya dapat melakukannya dengan sangat baik dan mendapatkan medali.”
Pada Olimpiade Tokyo 2020 Naomi Osaka harus menelan pil pahit karena disingkirkan lawan yang berperingkat 41 dunia.
Baca Juga: Pembalap Kiandra Raih Kemenangan Sempurna di AARC Putaran Ketiga di Motegi Jepang
Osaka kandas di babak ketiga cabang tenis Olimpiade Tokyo 2020. Ia dikalahkan Marketa Vondrousova dari Republik Ceko, di Ariake Tennis Center Court, Tokyo.
Kekalahan tersebut tentunya cukup mengecewakannya. Apalagi saat itu Osaka tampil di negaranya sendiri.
Artikel Terkait
Euro 2024: Masuk Skuat Tambahan Gareth Southgate, Kiper Manchester United Bereaksi
Tersingkir di BCL Asia 2024, Pelita Jaya Tutup Laga Terakhir dengan Kemenangan
Hukuman Pertama untuk Nyanyian Rasis di Sepak Bola Spanyol: Langkah Maju LALIGA
Jerman Berharap Kualitas dan Kebersamaan Bersinar di Euro 2024