Sedangkan Hendra Siswanto, seorang pelari Ultra Marathon lainnya, menyebutkan selain hal yang disebutkan tadi, pelari Ultra Marathon juga harus membuat prioritas mengenai aktivitas larinya.
"Memang harus suka dulu dengan lari, tapi selain itu juga harus dijadikan prioritas. Dengan menjadikan lari sebagai investasi kesehatan yang menjadi prioritas maka kita mau tidak mau harus komit," ungkapnya.
Ketiga pelari Ultra Marathon tersebut merupakan pelari yang rutin mengikuti Run to Care yang diinisiasi oleh SOS Children's Villages Indonesia.
Baca Juga: Brittany Brown Sprinter Amerika yang Berjuang Demi Olimpiade Paris dan Menaklukkan Penyakitnya
Run to Care 2024 Bandung-Lembang 150Km merupakan kegiatan charity run yang dilakukan SOS Children's Villages Indonesia demi membantu memenuhi hak-hak anak melalui olahraga lari.
Run to Care pertama kali digelar tahun 2017 dan secara rutin setiap tahun melakukan kegiatan charity run.
Sejak dilaksanakan tahun 2017, sebanyak 5.751 anak mendapat sponsor dan 4.304 keluarga mendapat dukungan berkat setiap pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Artikel Terkait
Cabor Atletik Sumbang Tiga Medali untuk Indonesia di ASEAN Schools Games 2024
Cabor Atletik Raih Medali Emas Perdana Nomor 1500 Meter Putra di ASEAN Schools Games 2024
Kolaborasi Strategis EWCF dan Adidas: Membangun Jembatan Antara Atletik dan Esports di EWC 2024
Kishane Thompson Sprinter Jamaika yang Patut Diwaspadai di Lintasan Atletik Olimpiade Paris 2024